Mendag sebut produk UMKM kini hadir di gerbong kereta jarak jauh

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan produk dari para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kini telah tersedia di gerbong kereta api jarak jauh dan Loko Cafe melalui kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Budi menjelaskan, kerja sama itu merupakan tindak lanjut kolaborasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan KAI, serta dukungan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memperluas akses pasar bagi produk UMKM.

"Produk-produk UMKM kita sekarang sudah tersedia di gerbong kereta api. Kita memfasilitasi produk-produk UMKM kita. Kemarin dari 50 perusahaan yang kita kurasi, enam terpilih oleh Kereta Api, empat produknya disajikan dalam kereta, yang dua produk di Loko Cafe," ujar Budi usai meninjau produk UMKM di Jaringan Bisnis KAI Services, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, program tersebut menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing dan popularitas produk UMKM dengan memanfaatkan tingginya jumlah penumpang kereta api.

Saat ini, produk UMKM tersebut dipasarkan di 15 jalur kereta intercity dengan potensi pasar mencapai sekitar 51 juta penumpang per tahun.

"Kita menggunakan sebanyak 15 jalur kereta intercity, itu kurang lebih setahun bisa sekitar 51 juta penumpang, sehingga potensi pasar yang cukup besar buat UMKM kita. Ini dalam jangka waktu setahun. Setelah itu bisa diperpanjang nanti sesuai dengan kesepakatan," katanya menjelaskan.

Budi menambahkan, pemerintah akan terus membuka peluang serupa agar semakin banyak produk UMKM dikenal luas oleh masyarakat, termasuk melalui sektor transportasi publik.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi berharap pemasaran produk UMKM dapat diperluas ke moda transportasi lain, seperti bus dan kapal, serta di area stasiun, pelabuhan dan bandara.

"Diharapkan ke depannya akan semakin banyak lagi produk UMKM yang dibina oleh Kementerian Perdagangan maupun Kementerian UMKM, bisa semakin banyak dipasarkan di sarana dan prasarana transportasi," kata Dudy.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |