Jakarta (ANTARA) - Smoothie merupakan salah satu jenis minuman yang secara praktis dapat membantu meningkatkan asupan nutrisi serta menjaga rasa kenyang sepanjang hari.
Banyak bahan smoothie sehat yang kaya serat serta nutrisi penting lainnya. Menurut ahli gizi terdaftar Lauren Manaker, MS, RDN, LD bahan yang digunakan untuk membuat smoothie sangat penting untuk diperhatikan terutama kandungan serat dan mineralnya.
Manaker merekomendasikan salah satu buah kaya serat untuk ditambahkan dalam smoothie adalah prune atau plum kering.
"Buah ini mengandung serat dalam jumlah besar meski ukurannya kecil, dan ukurannya yang ringkas membuatnya ideal untuk dihaluskan", ujarnya.
Baca juga: Biji chia tambah gizi harian, sempurna untuk campuran "smoothie"
Baca juga: Aneka smoothies untuk redakan sembelit
Sebagai gambaran, seperempat cangkir buah prune atau sekitar empat atau lima butir mengandung sekitar 3 gram serat. Jumlah itu merupakan kontribusi berarti terhadap kebutuhan serat harian orang dewasa yang berkisar antara 25 hingga 38 gram, dan buah ini pas dimasukkan ke dalam satu porsi smoothie tanpa membuatnya terlalu penuh atau berat.
Secara khusus, plum kering mengandung serat larut maupun tidak larut, yang menjadi salah satu alasan mengapa buah ini sangat bermanfaat, menurut Manaker.
"Serat larut akan larut dalam air dan membentuk zat seperti gel di dalam usus. Hal ini dapat membantu memperlambat pencernaan, menjaga kadar gula darah tetap stabil, serta memberi makan bakteri baik di saluran pencernaan Anda," jelasnya.
"Serat tidak larut menambah massa pada tinja dan membantu melancarkan pergerakan usus; inilah salah satu alasan mengapa buah prune dikenal luas karena kemampuannya mendukung keteraturan buang air besar."
Serat dalam buah prune juga akan mengurangi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang, sehingga smoothie yang dibuat pagi hari akan memberikan efek kenyang yang lebih tahan lama. Hal ini memastikan kita tetap kenyang setelah sarapan.
Selain mengenyangkan, buah ini juga membantu kita untuk mengurangi kebutuhan akan madu, sirop, atau pemanis lainnya dalam smoothie, yang dapat membantu mengontrol asupan gula tambahan.
Menurut Manaker asupan gula tambahan yang tinggi dapat memicu peradangan, kenaikan berat badan yang tidak diinginkan, dan penyakit kronis seperti diabetes tipe 2.
Selain itu, saat diblender, buah prune akan hancur menjadi tekstur yang halus dan hampir kental seperti krim, sehingga memberikan kekentalan yang lebih kaya pada minuman tanpa meninggalkan tekstur kasar atau ampas.
Buah ini juga sangat cocok dipadukan dengan bahan-bahan smoothie populer lainnya.
"Cobalah padukan dengan bubuk kakao dan pisang untuk cita rasa ala hidangan penutup, atau blender bersama bayam, selai almond, dan sedikit susu untuk pilihan yang lebih seimbang," ucap Manaker.
Prune, kata dia, juga menjadi sumber kalium yang membantu mengatur tekanan darah serta mendukung fungsi otot dan saraf yang normal, serta menyediakan vitamin K, yang berperan dalam proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.
Dia menyampaikan buah prune juga mengandung boron, mineral yang dapat mendukung kekuatan tulang. Mineral ini juga mungkin berperan dalam berbagai proses tubuh seperti fungsi otak, sistem kekebalan tubuh, dan reproduksi, sebagaimana dinyatakan oleh para ahli di National Institutes of Health.
"Selain itu, buah prune juga kaya akan antioksidan, termasuk polifenol, yang membantu melindungi sel-sel tubuh Anda dari stres oksidatif sehari-hari," kata dia.
Baca juga: Smoothie kiwi jadi pilihan minuman malam untuk bantu redakan sembelit
Baca juga: Ahli gizi rekomendasikan smoothie seimbang untuk mendukung metabolisme
Baca juga: Menambahkan pisang ke smoothie dapat kurangi kandungan flavanol
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































