Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Muhammad Hoerudin Amin mendorong guru pendidikan anak usia dini (PAUD) menanamkan nilai-nilai Empat Pilar MPR kepada anak sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Hoerudin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu, mengatakan nilai dasar dan ideologi bangsa perlu terus diajarkan kepada generasi muda di tengah masuknya berbagai nilai dari luar.
Menurut dia, bangsa yang kehilangan nilai dasar dan ideologi akan menghadapi ancaman perpecahan dan kehilangan jati diri.
"Karena nilai-nilai itulah negara Indonesia yang beragam ini masih terus bersatu, luput dari ancaman perpecahan yang terus muncul bergantian," katanya.
Hoerudin menyampaikan hal tersebut dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR berbasis komunitas yang diselenggarakan Badan Sosialisasi MPR RI di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/8).
Baca juga: Abidin Fikri: Pancasila konsensus bangsa yang harus terus dirawat
Kegiatan tersebut diikuti guru PAUD Persatuan Islam Istri dari Bandung Raya, Garut, dan Sumedang.
Menurut Hoerudin, guru PAUD memiliki peran dalam mengenalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Ia mengatakan penanaman nilai tersebut kepada anak dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, saling menolong, bekerja sama, dan bertoleransi.
"Kalau nilai-nilai kebaikan ini sudah menjadi kebiasaan sejak kecil, maka saat mereka sudah besar telah mendarah daging menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Menurut dia, pembiasaan sejak usia dini diharapkan membuat nilai-nilai tersebut diterapkan anak atas kesadaran sendiri dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Setjen siapkan 50 soal tertulis cerdas cermat empat pilar MPR di Papeg
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri Lia Yuliani juga meminta para guru PAUD yang mengikuti sosialisasi tersebut menjadi penggerak dalam mengenalkan nilai Empat Pilar kepada anak dan masyarakat.
"Semakin cepat kita mengenalkan Empat Pilar kepada mereka, semakin besar peluang keberhasilan kita menanamkan kebaikan pada mereka. Itu artinya semakin cepat semakin baik, sebelum mereka mengenal nilai-nilai di luar sana," katanya.
Lia mengatakan pengenalan nilai-nilai tersebut perlu dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga, sekolah, tetangga, dan masyarakat sekitar.
"Orang terdekat yang diprioritaskan agar ketika mulai mengenalkan kepada lingkungan, keluarga kita terlebih dahulu sudah melaksanakannya," katanya.
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































