Banda Aceh (ANTARA) - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri membangun sumur bor bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto di Aceh Utara, Minggu, mengatakan pembangunan sumur bor sebagai bentuk pengabdian mereka kepada masyarakat sekaligus upaya membantu pemenuhan kebutuhan air bersih pasca-bencana.
"Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami mengapresiasi dedikasi mahasiswa STIK Angkatan 83 yang telah memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan dasar warga pasca-bencana," katanya.
Ia mengatakan pembangunan sumur bor dilakukan setelah mahasiswa STIK melaksanakan survei dan pendataan terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.
Baca juga: Masyarakat Surakarta lewat PMI bangun 3 sumur bor untuk Aceh Tamiang
Berdasarkan hasil observasi lapangan serta wawancara dengan masyarakat, kata dia, ketersediaan sumber air bersih menjadi kebutuhan prioritas dalam mendukung proses pemulihan kondisi wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.
"Pembangunan sumur bor melibatkan 22 mahasiswa STIK Angkatan 83. Proses pembangunan sumur bor dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat, mulai dari pengeboran, pemasangan instalasi pipa, hingga uji kelayakan air agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga," kata Trie Aprianto.
Ia mengapresiasi kepedulian dan inisiatif para mahasiswa STIK dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Keberadaan sumur bor tersebut diharapkan dapat menyediakan akses air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.
Selain itu, meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan, mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, dan menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap dinamika kewilayahan.
"Kami juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas sumber air bersih ini, sehingga dapat dimanfaatkan untuk jangka panjang serta digunakan untuk kepentingan bersama," kata Trie Aprianto.
Baca juga: BPBD: Banjir luapan sungai di Pidie Jaya berangsur surut
Baca juga: BPH Migas-Ditjen Minerba beri layanan kesehatan di Aceh Tamiang
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































