KRI Songkhla: Melayu Day perkuat identitas budaya serumpun

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Konsul RI (KRI) Songkhla, Winardi H. Lucky, menyampaikan bahwa Melayu Day menjadi ruang strategis untuk memperkuat identitas budaya serumpun sekaligus mempererat hubungan people-to-people contact antar negara.

"Kesamaan budaya di kawasan IMT (Indonesia–Malaysia–Thailand) merupakan kekuatan yang dapat terus dirawat melalui kolaborasi seni, budaya, dan ekonomi kreatif, sehingga memperkokoh persahabatan dan konektivitas masyarakat lintas batas," ujar KRI Winardi, melalui rilis pers pada Sabtu.

Melayu Day ke-11 digelar pada 13–15 Februari 2026 di Sanam Chang Phueak Park, kota Yala, provinsi bagian selatan Thailand.

Kegiatan tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Kota Yala bekerja sama dengan Konsulat RI Songkhla dan Konsulat Jenderal Malaysia di Songkhla itu menjadi wadah promosi budaya sekaligus menegaskan kesamaan akar budaya masyarakat Melayu di kawasan IMT.

Upacara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Southern Border Provinces Administrative Centre (SBPAC) Thailand, Piyasiri Wattanavarangkul, didampingi KRI Songkhla Winardi H. Lucky, serta Konsul Jenderal Malaysia di Songkhla, Ahmad Fahmi Ahmad Sarkawi.

Winardi mengatakan bahwa pada partisipasi tahun ini, Indonesia menghadirkan lebih dari 30 penampilan seni budaya, meliputi tarian, musik, dan pertunjukan kreatif yang menunjukkan kedekatan tradisi Melayu di Indonesia, Malaysia, dan Thailand Selatan.

Paviliun Indonesia juga melibatkan sedikitnya 30 UMKM dari Indonesia yang menawarkan produk khas seperti batik, aksesori, makanan ringan, hingga kopi sebagai bagian dari promosi ekonomi kreatif di kawasan.

Dia menyatakan bahwa antusiasme terhadap promosi budaya Indonesia diperkuat dengan penandatanganan 2 Letter of Intent(LoI) kerja sama perdagangan produk herbal dan fashion, pada hari pertama festival tersebut.

Dia menambahkan beberapa pengunjung mengutarakan bahwa kesenian dan produk Indonesia terasa dekat dengan budaya lokal di Thailand Selatan dan Malaysia, sehingga menciptakan suasana festival yang inklusif dan akrab.

Melalui kegiatan itu, KRI Songkhla mendorong sinergi budaya IMT semakin kuat serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan di bidang pariwisata, seni pertunjukan, dan pengembangan UMKM.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |