Banjarmasin (ANTARA) - Anggota Komisi I DPR RI Bambang Heri Purnama mengatakan pihaknya telah mengusulkan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin yang saat ini berstatus tipe B naik menjadi tipe A menyusul perkembangan dinamika wilayah Kalimantan Selatan sebagai penopang Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Saya sudah bertemu Pak KSAL untuk menyampaikan usulan ini secara langsung dan beliau sangat mendukung," kata Bambang di Banjarmasin, Minggu.
Sebagai salah satu syaratnya, ungkap dia, Lanal Banjarmasin harus memiliki dermaga sendiri.
Dia pun menyatakan siap mendukung sepenuhnya pembangunan dermaga di perairan Sungai Barito yang diperlukan sesuai standar Lanal tipe A.
Menurut dia, Kalimantan Selatan sangat layak memiliki Lanal tipe A berdasarkan geografis wilayah dan sejarah panjang daerah dalam masa perjuangan kemerdekaan RI.
"Banjarmasin dijuluki kota seribu sungai, kita juga punya pahlawan nasional dari Angkatan Laut Brigjen Hasan Basry yang namanya diabadikan di kapal KRI Hasan Basry," ujar Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan I itu.
Apalagi institusi seperti Polda Kalsel, kata Bambang, telah berstatus tipe A dengan dipimpin Kapolda dengan pangkat jenderal bintang dua dan juga Korem 101/Antasari jenderal bintang satu.
Oleh karena itu, kata dia, saatnya Lanal Banjarmasin juga dipimpin seorang jenderal bintang satu.
Sementara Komandan Lanal (Danlanal) Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Komisi I DPR untuk mengusulkan kenaikan tipe Lanal Banjarmasin.
"Pada prinsipnya kami siap dan sangat setuju, semoga segera terealisasi atas persetujuan bapak KSAL, Panglima TNI dan tentunya Kemenhan," ujarnya.
Baca juga: Ekspedisi Maritim telusuri sejarah perjuangan ALRI Kalimantan
Baca juga: TNI AL tingkatkan status Lanal Balikpapan seiring pemindahan ibu kota
Baca juga: Pengamat: Peningkatan Lanal Balikpapan jadi Lantamal tepat jaga IKN
Pewarta: Firman
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































