Kiat mengatasi tekanan emosional saat menstruasi 

6 days ago 6

Jakarta (ANTARA) - Wanita selama menstruasi biasanya mengalami kram, ngidam, perut kembung atau jerawat, hingga tekanan emosional berupa perubahan suasana hati, lebih sensitif, dan mudah kewalahan.

Ditulis laman Hindustan Times, Selasa, dengan begitu banyak hal yang terjadi bersamaan, baik secara fisiologis maupun psikologis, menstruasi dapat terasa sangat intens secara mental dan emosional.

“Selama siklus menstruasi, fluktuasi estrogen dan progesteron secara langsung memengaruhi neurotransmiter seperti serotonin, zat kimia di otak yang bertanggung jawab atas suasana hati dan kesejahteraan Anda,” kata advokat kesehatan mental Dr. Aditi Govitikar.

Akibatnya, terjadi berbagai perubahan fisik dan psikologis, termasuk peningkatan sensitivitas, mudah tersinggung, gugup, dan perasaan kewalahan secara emosional. Hal ini sering disertai dengan ketidaknyamanan fisik seperti kelelahan, kembung, kram, sulit tidur, dan secara umum peningkatan stres emosional.

Baca juga: Mengatasi kram dan nyeri saat menstruasi

Untuk mengatasi hal ini, Aditi menyarankan untuk atur waktu tidur lebih banyak dan tidak terlalu banyak berkegiatan karena selama menstruasi tubuh mengalami penurunan energi secara alami.

Selain itu, pilihan makanan yang tepat dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan, membantu menstabilkan kadar gula darah dan mendukung produksi serotonin, yang pada gilirannya membantu menstabilkan suasana hati.

Aditi menyarankan untuk mengonsumsi makanan hangat yang kaya akan zat besi, magnesium (pisang, kacang-kacangan, dan lain-lain), dan karbohidrat kompleks.

Ia mengatakan lakukan aktivitas ringan untuk mengurangi gejala kram dan membantu memperbaiki suasana hati karena pelepasan hormon perasaan senang yakni endorfin.

“Ini dapat membantu meredakan kram. Rekomendasinya aktivitas ringan seperti peregangan, berjalan kaki, dan yoga,” katanya.

Untuk meredakan ketegangan otot, Aditi menyarankan untuk menggunakan kantong air panas atau mandi air hangat. Tubuh yang rileks juga membantu pikiran menjadi rileks membuat iritabilitas dan kecemasan menurun.

Cara efektif lain untuk meredakan perasaan tertekan selama menstruasi adalah dengan menerapkan praktik-praktik sederhana untuk menenangkan diri. Aditi merekomendasikan ritual sederhana seperti menulis jurnal selama lima menit, mendengarkan musik yang menenangkan, menggunakan minyak esensial, atau berlatih pernapasan perut dalam selama tiga hingga lima menit.

Kebiasaan-kebiasaan ini menciptakan sesuatu yang familiar yang berfungsi sebagai perisai untuk emosi yang meluap-luap.

Baca juga: Penyebab perut kembung saat menstruasi dan kiat untuk mencegahnya

Baca juga: Mengenal arti warna darah haid: Dari merah muda hingga abu-abu

Baca juga: Penyebab dan cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |