Jakarta (ANTARA) - Penyanyi King Nassar membagikan kiat hidup mengenai pentingnya keberanian untuk segera mengambil peluang dan tidak menunggu-nunggu.
Wirausahawan donat itu menyatakan bahwa setiap kesempatan harus segera dikerjakan agar tidak didahului oleh orang lain yang bergerak lebih cepat.
"Ingat, itu harus dikerjakan. Jangan nunggu. Kalau nunggu itu nanti keburu orang-orang lain lebih dulu," kata King Nassar saat acara Media Gathering ShopeePay bertajuk Gebyar Ramadhan 2026 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa.
Baca juga: Marak modus "account take over", akun bisa dibobol
Baca juga: ShopeePay hadirkan Gebyar Ramadan, tawarkan hadiah umrah
Prinsip keberanian itu ia terapkan dalam menjalani aktivitas harian yang sangat padat selama bulan suci Ramadhan. Ia mengaku sempat terkejut karena ternyata teknologi transaksi di dompet digital tersebut saat ini sangat menunjang kebutuhan sehari-hari.
"Eh... lumayan. Enggak bisa ngomong apa-apa, kaget, banyak banget fiturnya gitu," ujar Nassar.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu mencoba hal baru agar tidak tertinggal oleh orang lain yang sudah lebih dulu mendapatkan keuntungan. "Jangan ragu lagi unduh (download) dan coba rasakan sendiri," tambahnya.
Selain prinsip jangan menunggu, King Nassar juga menerapkan efisiensi agar pengeluaran selama Ramadhan tidak berlebihan.
Ia memanfaatkan fitur gratis biaya administrasi transaksi yang ia sebut sebagai solusi paling menguntungkan.
"Di sini gratis admin, rajanya gratis admin gitu," kata King Nassar.
Ia juga membagikan pengalaman menyenangkan mengatur pembagian tagihan seperti saat acara buka puasa bersama secara otomatis.
Melalui sistem itu, pembagian biaya makan menjadi lebih adil dan transparan bagi semua pihak, sehingga mengurangi rasa tidak enakan.
Baca juga: Ini deretan konser dan festival musik di Jakarta pada Desember 2025
Baca juga: Pestapora heboh, King Nassar diminta penonton panjat panggung lagi
Baca juga: King Nassar hebohkan Pestapora dengan goyangan hingga panjat pilar
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































