Kemhan dan TNI AU kirim ratusan APD dan masker tanggulangi karhutla di Kalsel

2 weeks ago 4

Banjarbaru (ANTARA) - Kementerian Pertahanan RI dan Pusat Kesehatan (Puskes) TNI AU mengirimkan ratusan alat pelindung diri (APD) dan masker bagi petugas dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Dukungan logistik ini memperkuat keselamatan dan kesiapan personel yang bertugas di lapangan," kata Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita di Banjarbaru, Minggu.

Baca juga: BNPB lakukan modifikasi cuaca di Kalsel atasi karhutla

Bantuan itu diangkut pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1328 dan tiba di Apron Lanud Sjamsudin Noor.

Adapun logistik yang dibawa 500 koli APD dari Kemenhan RI serta dua koli masker dari Puskes TNI AU.

Setibanya di Lanud Sjamsudin Noor, seluruh bantuan segera diterima dan disiapkan untuk didistribusikan guna mendukung kebutuhan personel yang terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah Kalsel.

Danlanud menyatakan kedatangan bantuan tersebut menjadi bagian penting dari dukungan logistik dalam operasi penanganan karhutla.

Selain memperkuat kesiapan operasional, ketersediaan APD dan masker menjadi perhatian utama mengingat personel di lapangan berhadapan langsung dengan asap, panas, serta kondisi medan yang penuh tantangan.

Baca juga: Baznas RI terjunkan tim bantu padamkan karhutla di Kalbar dan Kalsel

Baca juga: Polda Kalsel berhasil dinginkan suhu gambut redam karhutla Pengayuan

Hilman menegaskan keselamatan personel harus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas memadamkan api.

Dia memastikan Lanud Sjamsudin Noor akan terus memastikan dukungan transportasi udara, penerimaan logistik, maupun kebutuhan operasional lainnya dapat berjalan dengan baik.

"Sinergi dan koordinasi seluruh unsur terus diperkuat, termasuk dukungan udara yang memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan operasional dapat terpenuhi dengan cepat," tambahnya.

Pewarta: Firman
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |