Nagoya, Jepang (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi perjuangan tim teqball Indonesia yang mempersembahkan dua medali pada debut cabang olahraga tersebut dalam Asian Games 2026.
Apresiasi itu disampaikan Erick setelah menyaksikan langsung perjuangan atlet teqball putri Sumaya pada final tunggal putri, Minggu, yang meraih medali perak setelah kalah dari wakil Myanmar Khin Hnin Wai dengan skor 1-2 (12-10, 8-12, 9-12).
"Saya hadir untuk memberikan semangat dan menyaksikan langsung bagaimana Sumaya berjuang sampai akhir di partai final tunggal putri teqball. Selamat kepada Sumaya atas medali peraknya untuk Indonesia," ujar Erick dalam keterangan di Nagoya.
Menurut Erick, capaian tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan teqball Indonesia karena cabang olahraga itu baru pertama kali dipertandingkan dalam Asian Games.
"Juga kepada Yoga Ardika, tunggal putra teqball, yang telah mempersembahkan medali perunggu. Itu menjadi capaian yang istimewa karena teqball baru debut pada Asian Games tahun ini," kata Erick.
Baca juga: Sumaya persembahkan perak teqball putri Asian Games 2026
Erick menilai pencapaian para atlet teqball Indonesia menunjukkan arti penting keberanian untuk mengikuti dan berkompetisi pada cabang olahraga yang baru berkembang di level internasional.
"Semangat itu harus kita bawa. Ketika ada cabang olahraga baru, kita harus berani hadir, berani bersaing, dan berani berprestasi," ujar Erick.
"Target berikutnya mungkin event internasional selanjutnya, terima kasih masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya."
Dalam pertandingan final, Sumaya sempat mengamankan set pertama dengan skor 12-10. Namun, Khin Hnin Wai bangkit pada dua set berikutnya dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1.
Sumaya mengaku tetap bangga dengan perjuangannya meski belum mampu membawa pulang medali emas dalam debut Asian Games.
Baca juga: Tunggal putra teqball Indonesia raih medali perunggu Asian Games
"Walaupun kalah, saya tetap bangga sama diri saya sendiri dan usaha saya selama ini. Ini debut pertama saya dalam Asian Games dan perjuangan kami sungguh luar biasa," ujar Sumaya.
Selanjutnya, Sumaya bersama tim pelatih akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan internasional berikutnya.
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































