Pemimpin pertama pascakolonial Hong Kong dimakamkan secara kenegaraan

1 hour ago 2

Tokyo (ANTARA) - Hong Kong menggelar pemakaman kenegaraan pada Minggu untuk Tung Chee-hwa, pemimpin pertama kota tersebut setelah berakhirnya pemerintahan kolonial, dengan puluhan tokoh politik dan bisnis memberikan penghormatan terakhir kepada mantan kepala eksekutif itu.

Tung, yang meninggal dunia pada usia 89 tahun pada 8 September, memimpin wilayah China yang memiliki otonomi khusus tersebut melalui penyerahan kedaulatan dari Inggris pada 1997, krisis keuangan Asia, dan wabah SARS pada 2003.

Ia mengundurkan diri pada 2005 saat menjalani masa jabatan keduanya setelah mendapat penolakan luas dari masyarakat terhadap rencana pemberlakuan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong di tengah kekhawatiran bahwa aturan tersebut akan mengikis kebebasan sipil.

Tung kemudian menjabat sebagai wakil ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC), badan penasihat politik tertinggi China.

Upacara pada Minggu dipimpin Shi Taifeng, Kepala Departemen Organisasi Partai Komunis China sekaligus anggota Politbiro. Dalam pidatonya, Shi memuji kontribusi Tung terhadap kerangka pemerintahan China “satu negara, dua sistem”, menurut kantor berita resmi Xinhua.

Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee dan pejabat Beijing yang menangani urusan Hong Kong, Xia Baolong, termasuk di antara mereka yang menghadiri upacara penghormatan tersebut.

Peti jenazah Tung yang diselimuti bendera nasional China dibawa oleh para pengusung, termasuk Lee, di aula pemakaman sebelum dibawa untuk dikremasi.

Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Li Qiang, dan pejabat tinggi lainnya menyampaikan “belasungkawa mendalam” atas meninggalnya Tung serta “simpati tulus” kepada keluarga yang ditinggalkan, lapor Xinhua.

Tung, seorang pewaris bisnis pelayaran yang kemudian menjadi kepala eksekutif pertama Hong Kong, memperoleh jabatan tertinggi pada 1996 melalui komite pemilihan yang didukung Beijing.

Ia mendampingi Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan ke Amerika Serikat pada 2012 dan 2015, sebelum penampilan publik terakhirnya pada Juli 2021.

Sumber: Kyodo

Baca juga: Hong Kong rilis rencana lima tahun untuk pembangunan ekonomi sosial

Baca juga: Karya mahasiswa Fashion BINUS tampil di panggung internasional Hong Kong

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |