Kemensos petakan kebutuhan 62 lansia di Kepulauan Seribu

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial melakukan pemetaan kebutuhan terhadap 62 calon penerima manfaat bantuan sosial kelompok lanjut usia (lansia) di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta sebagai bagian dari penguatan intervensi berbasis asesmen lapangan.

Kepala Sentra Handayani Kementerian Sosial (Kemensos) Hisyam Cholil dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pemetaan dilakukan untuk memastikan program rehabilitasi sosial tepat sasaran dan sesuai kondisi riil para lansia di wilayah kepulauan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 11 hingga 12 Februari 2026 melalui kunjungan langsung tim ke Pulau Pramuka dan Pulau Panggang.

Adapun di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, tim melakukan asesmen komprehensif terhadap 62 lansia guna mengidentifikasi kebutuhan spesifik, baik dari aspek sosial maupun kesehatan.

Baca juga: Kemensos bantu makanan lansia di Pamekasan

Pemeriksaan kesehatan fisik turut dilakukan oleh tim medis sebagai bagian dari layanan terpadu, sehingga intervensi yang diberikan tidak hanya berbasis data administratif, tetapi juga kondisi aktual penerima manfaat.

Selain pemetaan, Sentra Handayani juga menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI di Pulau Pramuka kepada 28 lansia dengan total nilai Rp173.922.000 berupa pemenuhan kebutuhan dasar dan paket nutrisi tambahan.

Hisyam menegaskan bahwa pendekatan jemput bola ke wilayah kepulauan menjadi strategi untuk menjangkau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesejahteraan.

Baca juga: Kemensos berikan bantuan sosial kepada 378 lansia di Biak Numfor

"Langkah ini merupakan wujud nyata penguatan layanan kesejahteraan sosial yang menjangkau hingga wilayah perairan, sehingga para lansia dapat memperoleh dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya demi kehidupan yang lebih layak," kata dia

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |