Kemenpar tekankan BBWI sebagai wadah promosi pariwisata

1 week ago 9

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menekankan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) sebagai sebuah upaya sekaligus wadah untuk melakukan promosi pariwisata Indonesia pada wisatawan.

"Banyak paket-paket khusus wisata itu sudah ada, tapi masyarakat belum tahu. Makanya inilah cara kita berkolaborasi dengan teman-teman mal, pelaku usaha untuk semakin mempopulerkannya," kata Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kemenpar Masruroh dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Masruroh mengatakan BBWI menghadirkan berbagai paket wisata menarik mulai dari diskon tiket transportasi seperti dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) atau PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), mudik gratis, hingga diskon masuk ke berbagai destinasi wisata.

Baca juga: Wamenpar tekankan event sebagai sarana promosi dan pengungkit ekonomi

Setiap asosiasi yang hadir dan mendirikan stan bakal membawa banyak paket wisata yang dapat dipilih oleh wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.

Selain BBWI, Kementerian Pariwisata juga berupaya melakukan promosi melalui dukungan yang diberikan ke berbagai pameran pariwisata seperti ASTINDO Travel Fair dan menggunakan platform media sosial ataupun online.

"Kita punya online platform di Indonesia.travel, ada di Kementerian Pariwisata, ada di sosial media kita, dan sosial media asosiasi itu (harapannya) juga semakin berkembang," katanya.

Baca juga: Menpar sebut sektor pariwisata serap 25,91 juta tenaga kerja pada 2025

Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kemenpar Masruroh hadir dalam pameran Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) yang digelar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Baca juga: Rekomendasi destinasi wisata untuk rayakan Imlek menurut Kemenpar

Pada masa libur panjang Imlek yang pada tahun ini berdekatan dengan bulan Ramadhan, diharapkan BBWI dapat mendorong peningkatan pergerakan wisatawan.

Dia turut menekankan Kementerian Pariwisata secara masif melakukan sosialisasi ke berbagai daerah untuk memastikan bahwa kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi menjadi aman, nyaman dan sesuai prosedur Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE).

Dalam kesempatan itu, Masruroh mengingatkan bahwa pariwisata harus memberikan dampak yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain menjadi wahana untuk merelaksasi dan mengukir pengalaman bersama, pariwisata juga diharapkan dapat meningkatkan perputaran roda perekonomian secara nasional.

Baca juga: Kemenpar bersinergi sediakan kegiatan menarik menyambut Imlek 2026

Hal ini dimaksudkan pada tingginya jumlah pengeluaran wisatawan selama berada di suatu destinasi wisata.

Terkait dengan program Belanja Di Indonesia Aja (BINA) yang digagas oleh Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), ia menyatakan mendukung program itu karena sejalan dengan visi kementerian untuk meningkatkan pariwisata yang berkualitas.

"Dengan diskon-diskonnya yang menarik, dengan program-programnya yang menarik, Jadi di manapun bapak ibu nanti akan mengunjungi destinasi, bisa memanfaatkan program ini. Sekali lagi terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya. Semoga kerja sama ini dapat dilanjutkan terus di masa-masa yang akan datang," kata Masruroh.

Baca juga: Menpar: Libur Imlek waktu strategis tingkatkan pergerakan wisatawan

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |