Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meresmikan pembukaan dua rute penerbangan baru yakni Jakarta-Luwuk dan Guangzhou-Palu.
"Mudah-mudahan serapan tenaga kerja bisa lebih naik dan juga perputaran ekonomi langsung dirasakan oleh UMKM yang ada di kabupaten," kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dalam sambutannya di Jakarta, Rabu.
Ni Luh mengatakan penerbangan rute Jakarta ke Luwuk, Sulawesi Tengah akan dibuka per 1 Juni 2026. Sementara penerbangan langsung rute Guangzhou, China ke Palu, Sulawesi Tengah rencananya dibuka di bulan Mei 2026.
Pembukaan kedua rute menuju Sulawesi Tengah itu dinilai menjadi upaya strategis untuk mengatasi tantangan yang berkaitan dengan konektivitas pariwisata.
Terlebih wisatawan asal Tiongkok menjadi satu dari lima pasar terbesar yang paling banyak berkunjung dan menghabiskan uang selama berkunjung ke Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2025 jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok mencapai 1.344.074.
Baca juga: Kemenpar RI ingin pelajari tata kelola taman nasional Afrika Selatan
Ni Luh berharap melalui rute baru yang dibuka dapat memutar roda perekonomian masyarakat setempat, terutama pelaku UMKM dan lebih banyak potensi wisata baik dari sisi gastronomi, wastra maupun desa wisata di sana yang dapat digali dan diangkat pada wisatawan.
"Kalau konektivitasnya sudah terbuka apa yang harus kita dorong supaya konektivitas ini tidak mati di tengah jalan yaitu meningkatkan kualitas layanan kita kepada wisatawan di destinasi tujuan," ujar Ni Luh.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Arnywati Lamadjido menambahkan pembukaan dua rute itu akan memperkuat promosi pariwisata di daerahnya.
Rute tersebut juga dinilai akan mempermudah wisatawan yang ingin berkunjung dan menikmati keindahan destinasi wisata di Sulawesi Tengah.
"Ini akan membuka wawasan dunia pada Indonesia. Dunia itu akan melirik ke Sulawesi Tengah, sehingga Sulawesi Tengah ini akan lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan-wisatawan baik dari lokal maupun dari manca negara," katanya.
Direktur Cocos Tour Lentono menyampaikan kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder dalam meningkatkan kualitas layanan di suatu destinasi wisata menjadi hal yang sangat penting.
Ia mengapresiasi Kementerian Pariwisata yang telah bekerja sama untuk memajukan pariwisata melalui promosi dan memperbanyak rute penerbangan menuju destinasi lain di Indonesia.
Baca juga: Kemenpar: Jaga citra RI dengan tak cari keuntungan lewat konser BTS
Baca juga: Kemenpar ingin ajak BTS kolaborasi kenalkan keindahan Indonesia
Baca juga: Indonesia-Afsel kolaborasi kembangkan 7 area strategis pariwisata
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































