Kemenhut: Pemkot Bandung tanggung kebutuhan satwa Bandung Zoo

2 hours ago 3
Keselamatan dan kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan eks lembaga konservasi tersebut

Kota Bandung (ANTARA) - Kementerian Kehutanan menyatakan Pemerintah Kota Bandung bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar satwa di Bandung Zoo selama masa perpanjangan nota kesepahaman (MoU) pengelolaan kebun binatang tersebut.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan Satyawan Pudiyatmoko menyebut kebutuhan dasar penyelamatan satwa ini meliputi pakan, obat-obatan, vitamin, serta kebutuhan teknis lainnya.

“Hal ini guna memastikan kondisi satwa tetap terpelihara dengan baik selama masa transisi pengelolaan,” kata Satyawan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Rabu.

Satyawan menambahkan pemerintah kota juga tetap menyediakan upah atau honor pekerja serta pembayaran utilitas seperti air, listrik, dan internet.

Baca juga: Pemkot targetkan lelang pengelola Bandung Zoo rampung akhir Mei ini

Ia mengatakan, keselamatan dan kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan eks lembaga konservasi tersebut.

Menurut dia, pemerintah pusat bersama Pemkot Bandung terus melakukan koordinasi intensif agar seluruh satwa mendapatkan penanganan dan perawatan yang layak sesuai prinsip kesejahteraan satwa atau animal welfare.

“Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan utama terhadap keselamatan dan kesejahteraan satwa, serta harapan agar pengelolaan lembaga konservasi ke depan dapat dilaksanakan oleh pihak yang lebih profesional, akuntabel, dan memenuhi standar pengelolaan kesejahteraan satwa yang baik,” kata Satyawan.

Pemerintah Kota Bandung menargetkan proses lelang pengelola baru Bandung Zoo dapat rampung pada akhir Mei 2026.

Baca juga: Pemkot Bandung-Kemenhut perpanjang MoU penyelamatan satwa Bandung Zoo

“Jadi pada 29 Mei kita sudah akan mendapatkan pengelola baru,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Farhan menjelaskan, saat ini proses seleksi masih berjalan dan belum sampai pada tahap penetapan pemenang.

Menurutnya pihak yang mengikuti lelang masih dalam tahap evaluasi kelayakan, sehingga belum dapat dipastikan siapa yang akan ditunjuk sebagai pengelola.

Ia menyebut, dari sekitar 85 pihak yang awalnya menunjukkan minat, kini tersaring menjadi empat hingga lima peserta yang telah mengambil dokumen lelang secara resmi.

Baca juga: Gubernur Dedi Mulyadi: BUMD Jabar siap ambil alih kelola Bandung Zoo

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |