Kemenhub periksa kelaiklautan kapal penumpang untuk Angkutan Lebaran

1 week ago 8

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaksanakan pemeriksaan kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, pada 10–12 Februari 2026, sebagai bagian dari persiapan Angkutan Laut Lebaran.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Samsuddin mengatakan pemeriksaan kelaiklautan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh armada penumpang dalam kondisi laik laut sebelum periode angkutan Lebaran yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang.

“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, mulai dari kelengkapan dokumen kapal dan awak kapal, alat keselamatan dan pemadam kebakaran, sistem manajemen kapal, alat navigasi, permesinan hingga aspek stabilitas kapal,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis.

Pemeriksaan dipimpin Kepala Subdirektorat Rancang Bangun, Stabilitas dan Garis Muat Kapal Ditkapel, Amir Makbul, didampingi tim Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Tiga kapal penumpang yang melayani lintasan Jawa–Bali menjadi objek pemeriksaan, yakni KMP Portlink VII, KMP Mutiara Sentosa III, dan KMP Perkasa Prima 5.

Marine Inspector KSOP Tanjung Wangi sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap 47 dari total 55 kapal yang beroperasi di lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, sementara delapan kapal lainnya diperiksa oleh UPP Kelas II Gilimanuk.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kemenhub melaporkan kondisi kapal penumpang di Pelabuhan Ketapang dan Tanjung Wangi secara umum dinyatakan baik dan laiklaut, meski ditemukan beberapa kekurangan minor yang harus segera dilengkapi.

Kemenhub menegaskan komitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi aktivitas transportasi laut selama Angkutan Lebaran 2026, khususnya di pelabuhan penyeberangan yang diproyeksikan mengalami lonjakan penumpang.

“Kami berkomitmen menciptakan transportasi laut yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” kata Samsuddin.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan jumlah penumpang pada Angkutan Laut Lebaran 2026 mencapai 1,67 juta orang di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Angka ini meningkat sekitar 3 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 1,62 juta penumpang.

Baca juga: Kemenhub: Pembatasan angkutan barang saat Lebaran dimulai 13 Maret

Baca juga: KAI Daop 6 pastikan kesiapan angkutan Lebaran 2026

Baca juga: Kemenhub tegaskan bus diberi stiker "silang merah" tak layak digunakan

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |