Aceh Tengah (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggandeng Universitas Teuku Umar (UTU) turun ke tengah masyarakat untuk merevitalisasi pasca-bencana di wilayah Aceh Tengah.
Dosen Universitas Teuku Umar, Irsadi mengatakan bahwa program mahasiswa berdampak ini berlangsung selama kurang lebih tiga minggu di Kampung Toweren, Kecamatan Lut. Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.
Baca juga: TNI bersihkan sekolah percepat pemulihan pascabencana di Aceh Tengah
"Kami sudah berada di sini hampir tiga minggu lebih, tersisa satu minggu lagi, karena target kami di sini satu bulan," kata Irsadi Aristora saat ditemui pewarta di Aceh Tengah, Rabu.
Program ini berfokus salah satunya mengembalikan saluran irigasi warga yang terdampak banjir Sumatera di lokasi Kampung Toweren.
"Kegiatan kami di sini, salah satunya yaitu penjernihan air bersih, kemudian ada pembagian sembako untuk dua tahap," kata Irsadi.
Dalam melaksanakan program bantuan ini, Irsadi selaku pembimbing juga dibantu oleh 50 mahasiswa yang berstatus sebagai relawan.
Lewat program ini hasil akhir yang ingin dicapai, yakni konvergensi bencana, khususnya integrasi Adaptasi Perubahan Iklim (API) dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang diharapkan bisa menciptakan manajemen kebencanaan kepada masyarakat yang proaktif dan terintegrasi.
Sebelumnya, Kemendiktisaintek melepas 10.000 mahasiswa pada akhir Januari lalu untuk mendukung pemulihan bencana Sumatera.
Baca juga: Personel Polri bersihkan drainase dari material longsor di Aceh Tengah
Baca juga: Polres Aceh Tengah beri layanan kesehatan gratis pascabencana
Program mahasiswa berdampak ini menekankan pada implementasi inovasi teknologi cepat guna yang berasal dari masing-masing perguruan tinggi yang terlibat.
Fokus kegiatan diarahkan ke sektor strategis, seperti kedaulatan pangan, kemandirian energi, dan kesehatan masyarakat.
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































