Kemendikdasmen: Revitalisasi sekolah dongkrak mutu belajar murid SMK

1 week ago 9
Dengan fasilitas yang lebih modern dan ruang yang lebih representatif, kami berharap proses pembelajaran berjalan lebih maksimal dan mendekati suasana kerja di industri

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan telah menghadirkan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran para murid vokasi, terutama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Salah satunya ialah SMK Teratai Putih Global 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, yang menerima pembangunan baru Ruang Praktik Siswa (RPS) untuk konsentrasi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) beserta perabotnya sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar yang lebih representatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Kepala SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi Wawan Kuswandi dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Jumat menyampaikan ruang praktik baru tersebut mulai bulan Februari ini akan segera digunakan untuk pembelajaran praktik siswa.

Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana yang semakin memadai memberikan keyakinan baru bagi sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran.

Baca juga: Revitalisasi sekolah 2026 sasar 71.446 satuan pendidikan

“Kami yakin bahwa ruang praktik yang representatif akan sangat mendukung proses pembelajaran siswa,” ujar Wawan.

Ia menambahkan antusiasme tidak hanya datang dari guru dan siswa, tetapi juga dari orang tua. Dukungan fasilitas pembelajaran yang mumpuni menjadi salah satu motivasi bagi para guru untuk memberikan yang terbaik kepada murid.

Dengan adanya bantuan ini, Wawan sangat yakin pembelajaran di sekolah bisa semakin relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

“Banyak skenario pembelajaran yang bisa kami kembangkan lagi. Siswa pun akan lebih termotivasi untuk lebih mengoptimalkan kemampuan diri dengan didukung sarana prasarana yang memadai,” ucapnya.

Baca juga: Mendikdasmen pastikan 100% sekolah terdampak bencana kembali belajar

Senada dengan itu Kepala Program Keahlian RPL Apit Handoko menjelaskan sebelum revitalisasi dilakukan, ruang praktik RPL membutuhkan pembenahan dan penambahan fasilitas agar selaras dengan perkembangan teknologi.

Kini ruang baru telah dilengkapi instalasi listrik dan jaringan yang tertata, pencahayaan optimal, serta tata ruang yang mendukung pembelajaran berbasis proyek.

“Dengan fasilitas yang lebih modern dan ruang yang lebih representatif, kami berharap proses pembelajaran berjalan lebih maksimal dan mendekati suasana kerja di industri,” kata Apit.

Sebagai informasi, SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi menerima bantuan pembangunan RPS RPL senilai Rp1,48 miliar. Selain itu sekolah itu memperoleh dukungan peralatan praktik untuk konsentrasi keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Baca juga: Revitalisasi, Kemendikdasmen: Sekolah tua perlu dicek bangunannya

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |