Jakarta (ANTARA) - Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal (PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak tutor, pengelola Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), komunitas, dan masyarakat berkolaborasi mengembangkan konten pembelajaran yang kontekstual dan inspiratif.
Direktur PNFI Kemendikdasmen I Gusti Made Ardana di Jakarta, Kamis, mengatakan pengembangan konten saat ini difokuskan pada materi pemberdayaan dan keterampilan untuk mendukung proses belajar warga belajar.
"Materi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya membuat proses belajar menjadi lebih menarik, tetapi juga memberikan bekal nyata yang dapat membantu warga belajar meningkatkan kemampuan, kepercayaan diri, serta kualitas hidup mereka," kata Ardana.
Baca juga: Kemendikdasmen hadirkan beragam layanan pendidikan dukung Perpres ATS
Menurut dia, kebutuhan konten pembelajaran yang beragam dan berkualitas tidak dapat dipenuhi pemerintah sendiri.
Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk menghadirkan materi yang lebih kaya, relevan, dan sesuai dengan kondisi warga belajar di berbagai daerah.
Ardana mengatakan pihaknya juga tengah menggencarkan sosialisasi panduan penyusunan konten interaktif yang akan menjadi acuan bersama dalam pengembangan materi pembelajaran.
Baca juga: Kemendikdasmen perkuat tata kelola untuk pastikan integritas OSN
Ia menjelaskan panduan tersebut dirancang untuk memastikan setiap konten memiliki kualitas substansi dan teknis yang baik, aman digunakan, serta dapat terintegrasi dengan ekosistem Rumah Pendidikan.
Langkah itu sejalan dengan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Digitalisasi Pembelajaran.
Ke depan, konten yang dihasilkan diharapkan dapat memperkaya sumber belajar digital yang dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, termasuk melalui Interactive Flat Panel (IFP) yang telah didistribusikan ke berbagai satuan pendidikan.
Baca juga: Kemendikdasmen integrasikan soal OSN 2026 ke dalam platform TKA
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































