Kemarin, Sambutan Prabowo di Harlah Satu Abad NU hingga HPN 2026

4 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Berbagai kabar di ranah politik telah diwartakan Kantor Berita ANTARA pada Minggu (8/2), mulai dari sambutan Presiden Prabowo Subianto di Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) hingga pandangan ANTARA di sela peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Berikut ANTARA merangkum berita politik kemarin yang menarik untuk Anda simak kembali.

1. Prabowo: RI pertama bangun kampung haji, bentuk penghormatan Saudi

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia menjadi negara pertama yang memperoleh kehormatan dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk memiliki lahan di Kota Suci Mekkah guna pembangunan Kampung Haji Indonesia.

Prabowo, dalam sambutannya pada acara Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2), menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk penghormatan Arab Saudi kepada Indonesia.

"Ini adalah pertama kali dalam sejarah pemerintah Kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Mekkah. Saudara-saudara sekalian, mereka mengubah undang-undang mereka khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia," kata dia.

Baca selengkapnya di sini.

2. Di hadapan ulama dan Nahdliyin, Prabowo bertekad turunkan biaya haji

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menurunkan biaya haji bagi jamaah Indonesia melalui pembangunan Kampung Haji di Tanah Suci, Arab Saudi.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden di hadapan para ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama dalam acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2).

"Nanti dijamin semua jamaah akan mendapat hunian yang layak, Tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi. Pelayanannya akan terbaik dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo dalam sambutannya.

Baca selengkapnya di sini.

3. Bahagia di tengah NU, Prabowo: Saya lebih berani mengabdi bela rakyat

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bahagianya berada di tengah keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), yang menurutnya menumbuhkan keberanian untuk mengabdi dan membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Demikian disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2) pagi.

"Setiap kali saya muncul di tengah-tengah Nahdlatul Ulama, di tengah-tengah santri-santriwati, di tengah-tengah kiai, apalagi ada kiai-kiai besar dan ulama-ulama besar di belakang saya, rasanya saya terus jadi lebih berani untuk berbakti, mengabdi dan membela rakyat Indonesia seluruhnya," kata Prabowo.

Baca selengkapnya di sini.

4. Survei Indikator Politik 2026: Mayoritas publik puas kepada Prabowo

Hasil survei yang dilakukan lembaga riset Indikator Politik Indonesia pada awal 2026, menunjukkan bahwa mayoritas publik menyatakan puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa survei itu dilakukan terhadap 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun dalam kurun 15-21 Januari 2026. Dari seribuan responden itu, sebanyak 79,9 persen puas atas kinerja Prabowo.

"Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026," kata Burhanuddin dalam konferensi persnya yang dipantau di Jakarta, Minggu (8/2).

Baca selengkapnya di sini.

5. ANTARA: Jurnalis muda perlu perspektif global

Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan jurnalis muda perlu perspektif global sehingga mampu memberikan pencerahan kepada publik melalui karya jurnalistiknya.

Benny menilai ada banyak cara untuk menanamkan perspektif global dalam diri seorang jurnalis, salah satu jalannya memperoleh pengalaman menjalankan tugas jurnalistik di luar negeri.

"Ketika wartawan hanya mengalami pengalaman dalam negeri, tidak punya pengalaman luar, maka dia hanya memiliki sifat inward looking. Nah, itu akan menimbulkan apa, stagnasi," kata Benny di sela peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang digelar di Serang, Banten, Minggu (8/2).

Baca selengkapnya di sini.

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |