Jakarta (ANTARA) - Petinju Brandon Figueroa mencetak knockout (KO) atas Nick Ball untuk merebut gelar juara dunia kelas bulu (57,1 kg) World Boxing Association (WBA) dalam pertarungan di M&S Arena, Liverpool, Inggris.
Berdasarkan hasil pertarungan dalam siaran DAZN yang dipantau di Jakarta, Senin, pertarungan berjalan ketat dan sulit diprediksi hingga Figueroa mendaratkan hook kiri kurang dari 10 detik setelah ronde terakhir dimulai.
Ball tampil eksplosif sejak awal. Bertinju dengan posisi southpaw, Figueroa sempat kesulitan menghentikan Sang Juara yang terus masuk ke jarak serang. Figueroa sempat terguncang oleh pukulan kanan pendek dan kepalanya terayun akibat rangkaian uppercut saat keduanya terlibat clinch pertama.
Baca juga: WBA perintahkan laga wajib juara dunia Nick Ball lawan Figueroa
Dari jarak jauh, pukulan Figueroa terlihat terlalu lambat dan melebar untuk Ball, yang dengan lincah keluar-masuk untuk melancarkan serangan cepat dan menyakitkan, termasuk hook kiri pembuka yang melompati jab southpaw Figueroa.
Meski memiliki keunggulan tinggi badan sekitar enam inci atas Ball yang hanya setinggi 160 centimeter, Figueroa dengan cerdas memilih bertarung jarak dekat sejak ronde ketiga dan mulai menemukan ritmenya. Tekanan agresif dari Figueroa membuat Ball semakin sulit mengatur irama serangannya. Figueroa meningkatkan tekanan dan mulai mengarahkan hook-hook ke tubuh Ball.
Figueroa kembali menekan di ronde kedelapan. Dia semakin sering membidik tubuh lawan, menutup jarak dan melepaskan serangan sebelum Ball sempat membalas. Momentum itu berlanjut di ronde kesembilan. Figueroa terus memaksa Ball ke tali ring berulang kali. Meski tidak ada pukulan penentu yang mencolok, Figueroa tampak mengendalikan jalannya laga.
Baca juga: Ball bersiap jamu Figueroa untuk pertahankan juara dunia
Pada awal ronde terakhir, Figueroa memulai penyelesaian dengan pukulan telak membuat Ball tersungkur di kanvas. Meski sempat bangkit pada hitungan delapan, Figueroa langsung melancarkan serangan lanjutan.
Hujan pukulan membuat Sang Juara terlempar keluar ring melalui tali. Setelah hitungan singkat, wasit Steve Gray menghentikan pertandingan pada detik ke-32 ronde ke-12.
Dengan kemenangan itu, Figueroa merebut sabuk juara Ball, sekaligus menjadikan petinju asal Texas berusia 29 tahun itu sebagai juara dunia dua kali di kelas 126 pon dengan rekor 27 kemenangan termasuk 19 KO, dua kekalahan, dan satu imbang.
Sedangkan Ball harus kehilangan gelar serta rekor tak terkalahkan harus berakhir dengan 23 kemenangan (13 KO), satu kekalahan, dan satu hasil imbang.
Baca juga: Juara interim WBA Ramirez mendadak sakit, pertahanan gelar ditunda
Baca juga: WBA sebut empat petinju yang patut diperhitungkan di kelas menengah
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































