Keluarga korban tewas tertimpa pohon tumbang di Bandung dapat santunan

2 hours ago 2
Kami akan terus berupaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali

Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia bernama Diding (45) akibat insiden pohon tumbang di Jalan Bojong Raya Caringin, Kota Bandung, pada Jumat (3/4).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut santunan diberikan melalui kerja sama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung dengan PT Asuransi Bumida dalam Program Asuransi Public Liability.

“Alhamdulillah, hari ini Bumida telah memberikan santunan kematian sebesar Rp50 juta kepada keluarga Ibu Lisna,” ujar Wali Kota Farhan di Bandung, Senin.

Baca juga: BMKG: Waspada cuaca ekstrem saat peralihan musim di Bandung Raya

Farhan berharap bantuan tersebut dapat membantu perekonomian keluarga yang ditinggalkan, meskipun tidak dapat menggantikan kehadiran almarhum.

Diketahui, korban meninggalkan seorang istri dan empat anak, dimana tiga diantaranya masih berstatus pelajar sehingga membutuhkan dukungan ekonomi.

Farhan menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya upaya mitigasi bencana di ruang publik.

Baca juga: BPBD Bandung tangani 33 pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang

Menurutnya, kejadian ini menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk terus meningkatkan keselamatan warga dari potensi risiko, khususnya pohon tumbang saat cuaca ekstrem.

“Kami akan terus berupaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengevakuasi pengemudi mobil Suzuki Carry yang tewas akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Bojong Raya Caringin, Kota Bandung, pada Jumat (3/4), saat hujan disertai angin kencang.

Baca juga: Waspada, hujan petir intai sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |