KBRI Riyadh imbau WNI lebih waspada situasi di Timur Tengah

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh mengimbau seluruh WNI di wilayah Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di sekitar domisili masing-masing.

Hal itu disampaikan KBRI Riyadh sehubungan dengan meningkatnya dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Lewat unggahannya di medsos X pada Sabtu, KBRI juga meminta para WNI untuk memantau informasi dari sumber resmi dan terpercaya dan mematuhi arahan dan imbauan dari otoritas Pemerintah Arab Saudi dan KBRI Riyadh.

WNI di negara tersebut juga diimbau untuk melakukan lapor diri ke KBRI Riyadh melalui laman https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html.

Mereka juga diimbau untuk bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing dan diminta menyiapkan dan menyimpan dokumen penting, seperti paspor, iqama (izin tinggal), dan identitas lainnya, baik dalam bentuk fisik maupun digital agar mudah diakses jika sewaktu-waktu diperlukan.

"WNI diminta untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak ke negara atau wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi situasi keamanan. Bagi mereka yang memiliki rencana penerbangan, agar segera menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal dan status penerbangan," demikian menurut pernyataan KBRI Riyadh.

Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor Whatsapp +966 569173990.

KBRI Riyadh menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas terkait.

Baca juga: Serangkaian ledakan keras terdengar di Qatar dan Uni Emirat Arab

Baca juga: Saudi kecam serangan Iran, nyatakan solidaritas dengan UEA dan Qatar

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |