Manado (ANTARA) - Kapal 'Baitani' membantu mengevakuasi dua puluhan penumpang yang jatuh ke laut setelah dek kapal penumpang tujuan Desa Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, patah.
"Kira-kira ada sekitar dua puluhan penumpang kapal yang dibantu evakuasi," kata Pendeta Romi Rawis, Ketua Jemaat Baitani Tambun, Kecamatan Likupang Barat, saat dihubungi melalui telepon genggam di Desa Tambun, Kamis malam.
Pendeta Romi yang naik kapal Baitani mengatakan, kapal yang mengalami patah dek tersebut lebih dulu ke luar dari Pelabuhan Likupang.
Namun, kapal Baitani sempat mendahului kapal yang menuju Desa Talise tersebut di tengah laut yang saat itu berjalan sedikit pelan.
"Kapal sempat terlihat berjalan tidak stabil dan terlihat seperti patah di bagian dek yang biasanya menjadi tempat duduk penumpang," ujar Pendeta Romi.
Kapal Baitani yang membawa penumpang kebanyakan warga Desa Tambun, kemudian menuju ke kapal yang mengalami celaka tersebut.
"Kelihatannya patah (dek) dan kemungkinan mereka yang jatuh ke laut adalah mereka yang duduk di dek kapal," ujarnya.
Anak buah kapal 'Baitani' dibantu penumpang lainnya kemudian ikut membantu mengevakuasi penumpang kapal yang jatuh ke laut.
"Jadi mereka yang jatuh ke laut ada yang membentuk kelompok, ada juga beberapa orang yang terpisah. Evakuasi kira-kira memakan waktu hampir satu jam," katanya.
Pendeta Romi menambahkan, peristiwa tersebut terjadi kira-kira pukul 17.00 wita, atau sekitar 40 menit setelah keluar dari Pelabuhan Likupang.
"Penumpang yang menuju Desa Talise kebanyakan akan mengikuti pesta adat Tulude yang dilaksanakan pada esok hari," ujarnya.
Pendeta Romi mengatakan, suksesnya evakuasi karena ada peran beberapa personel TNI AL yang ikut membantu mengumpulkan penumpang yang jatuh ke laut, anak buah kapal, serta masyarakat.
Penumpang kapal yang dievakuasi kemudian dibawa ke dermaga Desa Gangga, selanjutnya dibawa menggunakan kapal lainnya menuju Desa Talise.
Baca juga: RSAL Jala Ammari tangani 9 korban kecelakaan kapal nelayan
Baca juga: KNKT: Kapal tenggelam, masalah manifes dominasi kecelakaan pelayaran
Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































