Kabupaten Lombok Timur dapat tambahan kuota haji pada 2026

1 day ago 2

Lombok Timur (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebutkan pada penyelenggaraan haji 2026, Lombok Timur mendapat kuota tambahan calon haji sebanyak 16 orang, dari 1.374 orang menjadi 1.390 orang.

"Adanya penambahan kuota ini, kemungkinan ada calon haji dari kabupaten lain yang mengundurkan diri atau mengalami sakit atau meninggal dunia," kata Kepala Kementerian Haji dan Umrah Lombok Timur Makiudin di Lombok Timur, Rabu.

Ia mengatakan berdasarkan data sementara sebanyak 1.374 calon haji Lombok Timur telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) hingga waktu yang telah ditentukan.

"Semua calon haji Lombok Timur atau 100 persen telah melunasi Bipih, hingga saat ini pun belum ada yang menyatakan diri mundur," katanya.

Ia mengatakan untuk keberangkatan para calon haji ini, saat ini sedang dalam persiapan dan penyusunan jadwal keberangkatan dari pemerintah pusat.

Baca juga: Kuota haji 2026 untuk NTB bertambah 1.000 orang

"Kami perkirakan kloter pertama Lombok Timur akan mulai masuk asrama haji tanggal 2 April," ujarnya.

"Untuk Lombok Timur calon haji dibagi dalam lima kloter terdiri atas tiga kloter penuh dan dua kloter campuran, namun kami masih menunggu yang resmi," katanya.

Disinggung JCH lansia, Makiudin mengatakan pihaknya menjamin bahwa mereka akan diberikan pelayanan terbaik sesuai dengan ketentuan.

"Tidak ada masalah dengan JCH lansia, mereka akan diberikan pelayanan terbaik. Telah disiapkan petugas khusus, dari keberangkatan hingga sampai di Arab Saudi," katanya.

Ia mengatakan untuk jumlah warga Lombok Timur yang masuk daftar tunggu mencapai 32 ribu orang, sehingga pihaknya berharap kuota yang diberikan pemerintah terus meningkat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, agar lebih banyak warga yang berangkat melaksanakan ibadah haji.

Baca juga: Kuota haji Kaltim bertambah 603 orang, pelunasan bipih 107 persen

"Untuk masa tunggu haji saat ini 26 tahun. Sebelumnya 30 tahun," katanya.

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |