Jumlah pengungsi di Makassar akibat banjir terus bertambah

2 hours ago 5
Peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan juga terus disiagakan apabila terjadi peningkatan debit air

Makassar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar mencatat jumlah pengungsi yang terus bertambah akibat hujan deras di Kota Makassar.

Berdasarkan data terakhir Tim Reaksi Cepat BPBD Makassar, jumlah pengungsi di Makassar bertambah menjadi 878 jiwa dari 239 kepala keluarga yang tersebar di 15 titik pengungsian.

"Titik pengungsian tersebar di beberapa tempat seperti masjid, sekolah hingga posyandu," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Fadli Tahir di Makassar, Kamis.

Sejak terjadinya cuaca ekstrem, BPBD Makassar telah menerjunkan seluruh personel TRC yang disebar di titik-titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga.

Baca juga: Gubernur Sulsel kerahkan tim Tagana dan Dinsos bantu korban banjir

Personel BPBD secara sigap juga telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa.

"Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR,” ujarnya.

BPBD juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan juga terus disiagakan apabila terjadi peningkatan debit air.

Hingga saat ini, kata Fadli, situasi secara umum aman dan terkendali, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan menghindari jalur dengan genangan tinggi.

Apalagi, Balai Besar Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) wilayah IV Makassar juga telah merilis potensi curah hujan tinggi di wilayah Sulawesi Selatan yang prakiraan berlangsung sejak 24 Februari hingga 1 Maret 2026.

Maka dari itu, pemangku kebijakan dan masyarakat Sulsel diharapkan agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap kondisi kebencanaan demi melindungi masyarakat.

Baca juga: Pemprov Jabar salurkan bantuan untuk korban banjir Pamarican

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |