Jelang Ramadhan, keluarga berziarah di makam korban longsor di Tapsel

5 days ago 6

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warga menggelar ziarah di makam keluarganya yang menjadi korban longsor di Desa Batu Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

"Kami ziarah ke makam adik, adik ipar dan keponakan yang meninggal karena tertimpa longsor," kata kerabat korban Poniman di Tapsel, Sumut, Rabu, saat berziarah ke makam keluarga.

Pada Rabu sore menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah warga mendatangi makam korban yang berada di sekitar lokasi longsor di Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi pada akhir bulan November 2025 yang merenggut sebanyak 22 jiwa warga setempat karena tertimbun. Makam yang dikunjungi tersebut hanya berjumlah 21 karena satu jenazah lainnya dimakamkan di tempat lain.

Baca juga: Jelang Ramadhan, TNI perbaiki masjid di Tapanuli Selatan

Baca juga: Sambut Ramadhan, korban bencana di Tapsel meriahkan dengan potong sapi

Warga saat ziarah kubur Makam korban longsor yang berada di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (18/2/2026). ANTARA/Khaerul Izan

Poniman mengatakan bahwa kerabatnya yang berjumlah lima orang, tiga di antaranya menjadi korban jiwa. Sedangkan dua lainnya selamat dari bencana tersebut.

"Satu keluarga ada lima orang, tiga meninggal dunia dan dua selamat," ujarnya.

Senada dengan Poniman, Dodi Prasetyo juga mendoakan delapan keluarganya yang menjadi korban tanah longsor. Dia berharap agar pada bulan Ramadhan ini semua yang sudah meninggal dunia diberikan kelapangan di alam barzah.

Pada Rabu (26/11) tanah longsor terjadi di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Dari peristiwa tersebut 22 orang dinyatakan meninggal dunia.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |