Jakarta (ANTARA) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 135.772 kendaraan keluar Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju arah timur via Jalan Tol Trans Jawa pada Rabu 18 Maret atau H-3 Idul Fitri.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan jumlah ini naik 401,73 persen terhadap normal (27.061 kendaraan) atau naik 7,31 persen terhadap lalu lintas puncak mudik Lebaran 2025 (126.518 kendaraan).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang terdampak kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Rabu (18/3) yang sejak awal diprediksi menjadi puncak arus mudik Lebaran 2026.
“Terdapat juga peningkatan di titik pertemuan lalu lintas (lalin) Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ di KM 50 yang akan menuju Jalan Tol TransJawa arah Cikampek dan Jalan Tol Cipularang arah Bandung. Jumlah lalu lintas di KM 50 ini mencapai 176.598 kendaraan, naik 8,46 persen dari puncak mudik Lebaran tahun 2025," kata Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Khofifah berangkatkan 4.000 warga Jatim mudik gratis 2026
Tidak hanya itu, secara keseluruhan Jasa Marga juga mencatat pada H-3 libur Hari Raya Idul Fitri 1447H/Lebaran 2026 (Rabu 18 Maret 2026) volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak) mencapai 270.315 kendaraan.
"Angka ini menjadi puncak arus mudik tahun ini dengan lalin tertinggi yang mencapai 270.315 kendaraan atau lebih tinggi 4,6 persen dari puncak arus mudik tahun lalu sebanyak 258.383 kendaraan," ujar Rivan.
Selain itu, juga terjadi peningkatan kendaraan yang masuk di rest area Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Berdasarkan evaluasi, kapasitas seluruh rest area memadai, kecuali di Rest Area KM 57A. Pada periode puncak tahun lalu, tercatat 14 ribu kendaraan masuk ke Rest Area KM 57A.
Baca juga: Pelni minta masyarakat manfaatkan diskon tiket sebelum habis
Sementara di tahun ini tercatat 19 ribu kendaraan, meningkat sebesar 39 persen dari tahun 2025. Untuk itu, secara intens Jasa Marga bersama Korlantas Polri dan Polda Jabar melakukan penataan parkir dan pengaturan arus kendaraan.
Untuk mencairkan kepadatan lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, berdasarkan diskresi Kepolisian, telah diberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow yang dimulai dari KM 47 hingga KM 70 arah Cikampek yang semula dua lajur menjadi tiga lajur.
"Kami juga lakukan percepatan penanganan gangguan kendaraan di lajur contraflow dengan pemantauan oleh petugas motoris untuk menertibkan kendaraan yang berhenti di bahu jalan dan lajur contraflow," ujar Rivan.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































