Jaringan pengisian daya EV di China terus alami ekspansi pesat

2 hours ago 1

Beijing (ANTARA) - Jaringan pengisian daya untuk kendaraan listrik (electric vehicles/EV) di China terus berkembang pesat pada Januari 2026, dengan jumlah konektor pengisian daya mencapai 20,7 juta per akhir Januari tersebut, tunjuk data resmi yang dirilis pada Jumat (27/2).

Menurut data dari Administrasi Energi Nasional (National Energy Administration/NEA) China, angka ini menunjukkan kenaikan tajam sebesar 49,6 persen dari tahun sebelumnya.

Dari total tersebut, sekitar 4,8 juta merupakan fasilitas pengisian publik, sementara 15,9 juta lainnya merupakan fasilitas pengisian pribadi. Kedua angka itu meningkat masing-masing 31,2 persen dan 56,1 persen secara tahunan (year on year/yoy), ungkap data.

Daya terukur gabungan dari fasilitas-fasilitas pengisian daya EV publik mencapai 226 juta kilowatt pada akhir Januari, atau rata-rata sekitar 47,01 kilowatt per fasilitas pengisian, tunjuk data tersebut.

Jaringan pengisian daya di China. (Xinhua)

Ekspansi jaringan pengisian daya di China berakar dari meningkatnya popularitas EV ramah lingkungan di kalangan konsumen China dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2025, kendaraan energi baru (new energy vehicles/NEV) mengalami momentum pertumbuhan yang kian pesat di China, dengan produksi dan penjualan masing-masing mencapai 16,626 juta dan 16,49 juta unit, atau tumbuh masing-masing 29 persen dan 28,2 persen (yoy), ungkap data dari Asosiasi Manufaktur Mobil China (China Association of Automobile Manufacturers/CAAM).

Pada Oktober 2025, China meluncurkan rencana aksi tiga tahun untuk meningkatkan infrastruktur pengisian daya EV di negara itu, yang bertujuan membangun jaringan nasional sebanyak 28 juta fasilitas pengisian daya, dengan kapasitas pengisian publik melebihi 300 juta kilowatt per akhir 2027.

Pewarta: Xinhua
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |