Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Janice Tjen terhenti pada babak pertama sektor tunggal Merida Open di Meksiko, Selasa (24/2) waktu setempat atau Rabu WIB, setelah kalah dari petenis Kolombia Camila Osorio.
Janice, yang menempati unggulan keenam dalam ajang WTA 500 tersebut, sempat memimpin pada set pertama namun kehilangan momentum hingga dipaksa menyerah dengan skor 4-6, 3-6, demikian catatan WTA.
Pada awal set pertama Janice bermain agresif hingga unggul 4-1. Namun, Osorio merusak ritme permainan petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu dengan slice dan drop shot yang menjadi kunci kemenangannya.
Meski begitu, menurut statistik WTA, Janice unggul dari segi poin servis pertama dan mengonversi keseluruhan dua break point yang ia hadapi pada set pertama.
Namun, petenis peringkat No.6, Osorio, melakukan pengembalian bola lebih baik, dan mengonversi tiga dari lima peluang break point untuk merebut set pembuka setelah 41 menit.
Baca juga: Janice Tjen jadi unggulan keenam Merida Open
Set kedua berjalan ketat dengan Janice berusaha membangun momentumnya ketika menyamakan kedudukan 3-3. Di sisi lain, Osorio terus menekan lewat servis keras -- mencatatkan tiga ace pada set kedua -- untuk mengambil alih dua gim setelahnya.
Janice, yang mencatatkan terobosan kariernya di peringkat Top 40 dunia pekan ini, banyak melakukan kesalahan sendiri. Hal itu terlihat pada gim kesembilan ketika ia memberi empat poin secara "cuma-cuma" kepada Osorio untuk memenangi pertandingan.
Meski terhenti di tunggal, Janice masih memiliki kesempatan untuk tetap berada di Merida Open dengan tampil di sektor ganda. Ia kembali menggandeng petenis Polandia Katarzyna Piter, partnernya meraih gelar WTA 250 Guangzhou tahun lalu.
Janice/Piter akan menghadapi pasangan Inggris-China Madeleine Brooks/Shuo Feng pada laga pembuka mereka, Rabu pagi WIB.
Baca juga: Janice Tjen melesat ke peringkat 36 dunia
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































