Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat bersama Baznas (Bazis) Jakbar menetapkan target pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) tahun 2026 sebesar Rp65 miliar.
Target tersebut meningkat dari target pengumpulan tahun 2025 yang sebesar Rp54 miliar.
"Tahun 2026, target ZIS sebesar Rp65 miliar. Jadi kenaikan target dari tahun sebelumnya, sekitar Rp9 miliar," ujar Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Jakbar, Amien Haji di Kantor Wali Kota Jakbar, Kamis.
Lebih lanjut, Amien juga menyampaikan arahan dari Wali Kota Jakarta Barat terkait kewajiban Map Gerakan Amal Ramadan (GAR) dan Gerakan Amal Sedekah (GAS) untuk tingkat kelurahan.
"Setidaknya target ini telah disusun secara realistis, terukur dan progresif guna mengoptimalkan potensi ZIS sebagai instrumen penguatan kesejahteraan sosial masyarakat," kata dia.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Jakbar, Heru Nurwanto mengatakan bahwa target pengumpulan ZIS Rp65 miliar sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2026.
"Mudah-mudahan partisipasi bapak ibu di tingkat kelurahan dan kecamatan telah ditetapkan target pengumpulan ZIS Tahun 2026 sebesar Rp6.262.960.000. Sebelumnya target ZIS tahun 2025, senilai Rp5,6 miliar," ujarnya.
Sedangkan metode pengumpulan ZIS, lanjut Heru Nurwanto, masih menggunakan media pengumpulan ZIS yang disediakan untuk tingkat kelurahan berupa Map GAR dan GAS.
Kedua metode itu didasarkan pada seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2026 tentang gerakan ZIS dan amal sosial pada bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah dan Surat Walikota Jakbar E-0128/PU.13.02 tanggal 19 Februari Tahun 2026, perihal imbauan penunaian ZIS dan amal sosial bulan Ramadhan serta tanggung jawab sosial lingkungan.
Baca juga: Baznas DKI kembali buka pendaftaran mudik gratis bagi disabilitas
Baca juga: Baznas DKI luncurkan lima program khusus pada bulan Ramadhan
Baca juga: Baznas DKI beri 10 ribu paket makanan bagi penyintas banjir di Jaktim
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































