ITB hadirkan huntara dua hari jadi bagi korban longsor Cisarua

2 days ago 3

Bandung (ANTARA) - Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadirkan hunian sementara (huntara) berbasis sistem reciprocal frame yang mampu dibangun hanya dalam waktu dua hari bagi warga terdampak longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat.

Ketua Tim Arsitek ITB Andry Widyowijatnoko menjelaskan aspek kecepatan menjadi kunci utama dalam menangani krisis hunian pascabencana. Huntara seluas 6x6 meter ini dirancang modular menggunakan material kayu agar mudah dirakit dan mampu menggerakkan ekonomi lokal.

"Sistem struktur huntara ini bisa dibuat dalam modul-modul, kemudian disusun dan dibangun sehingga cepat sekali pengerjaannya. Huntara ini didirikan dalam dua hari," kata Andry di Bandung, Jumat.

Ia menambahkan, desain bangunan tersebut dibuat fleksibel sehingga panjangnya dapat diperluas sesuai kebutuhan jumlah penghuni. Satu unit hunian itu saat ini mampu menampung dua keluarga dengan total tujuh orang anggota keluarga.

Adapun bantuan huntara itu, diserahkan ITB pada hari pertama Ramadhan, Kamis (19/2), oleh Rektor Tatacipta Dirgantara sebagai bagian dari Program Desa Bangkit Cisarua yang merupakan respons kemanusiaan terpadu pascabencana.

Baca juga: Pakar Geologi ITB sebut bendungan alami picu longsor di Bandung Barat

"Kehadiran ITB pada hari pertama Ramadhan, merupakan misi nyata perguruan tinggi dalam memberikan dampak langsung saat kondisi darurat seperti bencana. Sejak November lalu di Sumatera pada hari kedua bencana ITB mengirimkan tim, dan sampai hari ini masih terus di tiga provinsi menjalankan misinya," ujar Tatacipta.

Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB Zulfiadi Zulhan menyebutkan pihaknya telah menerjunkan empat tim ahli sejak hari kedua bencana di Cisarua, yang meliputi bidang manajemen risiko, kesehatan, permukiman, hingga air dan sanitasi.

"Mudah-mudahan hunian sementara ini bisa bermanfaat bagi ibu dan bapak yang terkena dampak. Mudah-mudahan ke depan kehidupannya membaik," tutur Zulfiadi.

Bagi warga terdampak seperti Ayi Kurniawan (43), bantuan ini menjadi tumpuan harapan setelah rumahnya hanyut tersapu longsor.

"Sangat membantu saya yang terkena musibah, yang rumahnya sudah tidak ada. Senang ada dari ITB yang datang membantu," ucap Ayi.

Baca juga: Pemkab Bandung Barat masuki tahap pemulihan pasca-longsor Cisarua

Selain hunian, kolaborasi antara ITB, Rumah Amal Salman, dan alumni juga dikabarkan menyalurkan 110 paket sembako, layanan kesehatan bagi 250 warga, serta pendampingan psikososial guna memulihkan kondisi masyarakat secara menyeluruh.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |