Isuzu perkuat strategi produk dan layanan hadapi tantangan 2026

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) -

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyiapkan penguatan strategi bisnis untuk menghadapi dinamika pasar kendaraan komersial pada 2026, seiring perlambatan daya beli dan perubahan perilaku pelanggan yang semakin selektif.

Vice President Director PT IAMI Anton Rusli mengatakan perusahaan merujuk pada sejumlah fokus utama yang tengah dijalankan guna menjaga daya saing di tengah ketidakstabilan ekonomi.

“Kami merujuk pada empat poin pokok yang sedang kami kerjakan, mulai dari produk dan quality fit, proses, customer care, hingga proactive solution support,” ujar Anton dalam acara Isuzu Media Gathering: Kick Off 2026 & Iftar di Jakarta Pusat, Kamis.

Baca juga: Isuzu D-Max mobil konsep alam hadir di pameran GIIAS 2025

Baca juga: IAMI serahkan 53 unit ELF NQR B Minitrans Transjakarta

Ia menjelaskan, pada aspek produk dan quality fit, Isuzu akan mempelajari model yang paling sesuai dengan kebutuhan pasar serta membenahi sisi manufaktur agar lebih produktif dan efisien.

“Produk-produk apa yang paling cocok dengan pasar itu kita akan pelajari dan tentu kita akan berikan kepada pasae, termasuk pembenahan manufaktur di pabrik agar lebih produktif dan efisien,” katanya.

Selain produk, perusahaan juga mengevaluasi proses pembelian kendaraan. Isuzu ingin memastikan pelanggan merasakan pengalaman yang cepat dan tidak rumit saat bertransaksi.

“Bagaimana pelanggan ini melihat dan membeli Isuzu, apakah sudah cukup cepat dan cukup gampang, itu juga bagian yang akan kami perbaiki,” ujar Anton.

Ia menambahkan, penguatan relasi dengan pelanggan menjadi kunci karena sebagian besar pasar kendaraan komersial diisi oleh pemain yang sama. Kedekatan dengan konsumen dinilai mempermudah pemenuhan kebutuhan usaha secara cepat.

Di sisi lain, Isuzu menekankan pentingnya dukungan purna jual yang proaktif untuk menjaga kendaraan tetap beroperasi optimal.

“Prinsipnya, orang beli mobil komersial yang penting mobilnya jalan. Kalau tidak jalan, dia tidak bisa dapat uang,” kata Anton.

Melalui langkah tersebut, PT IAMI menargetkan dapat mempertahankan daya saing sekaligus menyesuaikan diri dengan tuntutan pelanggan yang semakin mengutamakan kualitas, kemudahan proses, dan kepastian operasional.

Baca juga: Isuzu soroti daya beli melambat, pelanggan makin selektif

Baca juga: Sertifikasi TKDN jadi kunci sukses Isuzu peroleh kepercayaan konsumen

Baca juga: Penjualan wholesales Isuzu MU-X tercatat nihil pada Oktober 2025

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |