Intip perkebunan blueberry 4.000 hektar di China yang kini kuasai pasar Asia Tenggara

2 hours ago 1
  • Sabtu, 28 Februari 2026 14:51 WIB

Petani memanen blueberry di rumah kaca di Kota Mengzi, Prefektur Otonomi Honghe Hani dan Yi, Provinsi Yunnan, China, Jumat (27/2/2026). Industri blueberry di Kota Mengzi bertransformasi dari penanaman individu menjadi budidaya skala besar, hingga saat ini luas lahan budidaya blueberry di kota tersebut telah mencapai sekitar 4.666 hektar dimana produknya di ekspor ke Malaysia, Thailand, dan Singapura. ANTARA FOTO/Xinhua/Peng Yikai/agr

Petani memanen blueberry di rumah kaca di Kota Mengzi, Prefektur Otonomi Honghe Hani dan Yi, Provinsi Yunnan, China, Jumat (27/2/2026). Industri blueberry di Kota Mengzi bertransformasi dari penanaman individu menjadi budidaya skala besar, hingga saat ini luas lahan budidaya blueberry di kota tersebut telah mencapai sekitar 4.666 hektar dimana produknya di ekspor ke Malaysia, Thailand, dan Singapura. ANTARA FOTO/Xinhua/Peng Yikai/agr

Petani menjual blueberry melalui siaran langsung di rumah kaca di Kota Mengzi, Prefektur Otonomi Honghe Hani dan Yi, Provinsi Yunnan, China, Jumat (27/2/2026). Industri blueberry di Kota Mengzi bertransformasi dari penanaman individu menjadi budidaya skala besar, hingga saat ini luas lahan budidaya blueberry di kota tersebut telah mencapai sekitar 4.666 hektar dimana produknya di ekspor ke Malaysia, Thailand, dan Singapura. ANTARA FOTO/Xinhua/Peng Yikai/agr

Petani memanen blueberry di rumah kaca di Kota Mengzi, Prefektur Otonomi Honghe Hani dan Yi, Provinsi Yunnan, China, Jumat (27/2/2026). Industri blueberry di Kota Mengzi bertransformasi dari penanaman individu menjadi budidaya skala besar, hingga saat ini luas lahan budidaya blueberry di kota tersebut telah mencapai sekitar 4.666 hektar dimana produknya di ekspor ke Malaysia, Thailand, dan Singapura. ANTARA FOTO/Xinhua/Peng Yikai/agr

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |