Semarang (ANTARA) - Sebanyak 454 orang dari berbagai komponen masyarakat dan pemerintah melaksanakan gotong royong membersihkan Sungai Tawang Mas Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan kegiatan bersih sungai itu dilakukan serentak di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Ia mengatakan kebetulan saat ini ada pencanangan Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang dipusatkan di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Setiap daerah, kata dia, termasuk Kota Semarang, mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi itu secara daring, sekaligus melaporkan persoalan sampah yang dihadapi.
Wali Kota Agustina mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah lima kali melaksanakan kegiatan gotong royong bersih sungai dengan menggandeng seluruh elemen, termasuk masyarakat.
Baca juga: Pemkot Semarang siapkan penataan kawasan Kali Semarang
"Ini sudah yang kelima bersih-bersih sungai. Sebelumnya di Kali (Sungai) Semarang. Mudah-mudahan ini enggak nglendut (berlumpur), karena penyakitnya sungai di Semarang itu endapannya banyak, ditambah sampah," katanya.
Setelah Sungai Semarang kurang lebih tiga kali, kata dia, gotong royong dilanjutkan ke Sungai Jaten dan kali ini giliran di Sungai Tawang Mas.
"Berikutnya memang kita masih akan ada di sini (Sungai Tawang Mas) dulu sampai ini selesai, kemudian baru mungkin pindah ke kali-kali yang ada di mengalir di Semarang Timur dan Pedurungan. Dan kita akan terus ini," kata Wali Kota Agustina.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Glory Nasarani mengatakan seluruh komponen terlibat, baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkompinda, LSM, komunitas, hingga kelompok agama.
Baca juga: Hujan deras picu sungai meluap, sejumlah permukiman di Semarang banjir
"Ini merupakan rangkaian dari Hari Peduli Sampah Nasional dan kami juga menindaklanjuti arahan Presiden untuk Gerakan Indonesia ASRI, serta arahan dari Gubernur untuk melakukan aksi bersih serempak di seluruh Jawa Tengah," katanya.
Pada gotong royong tersebut, kata dia, berhasil terkumpul 1,2 ton sampah, termasuk endapan sungai yang diangkut dengan dua dump truck untuk dibuang.
Untuk sasaran kegiatan gotong royong bersih sungai selanjutnya, kata dia, pihaknya masih menginventarisasi sungai-sungai yang memang sering kotor dan berpotensi banjir.
"Jadi, kami memang sudah menginventarisir beberapa sungai, tetapi kami juga mempertimbangkan aspek keamanan pada saat pembersihan juga. Ada beberapa (sungai) yang sangat dalam. Kami memilih sungai-sungai yang bisa ditindaklanjuti cepat dan bareng-bareng," katanya.
Pada kegiatan tersebut dilakukan juga pembagian kantong pilah sampah kepada masyarakat yang hadir untuk memudahkan dalam melakukan kegiatan pilah sampah di lingkungan masing-masing.
Baca juga: Pemkot Semarang intensifkan pengerukan sedimentasi sungai
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































