Banda Aceh (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe menyerahkan donasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) berupa sumur bor untuk pondok bersalin desa (polindes) dan meunasah di daerah terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe Azhan Miraza di Lhokseumawe, Sabtu, mengatakan bantuan sumur bor tersebut diserahkan di Desa Samuti Rayeuk, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.
"Bantuan sumur bor tersebut dalam rangka Program Imipas Peduli Bencana. Bantuan diserahkan kepada masyarakat dan polindes di wilayah terdampak bencana, Desa Samuti Rayeuk, Kecamatan Gandapura," katanya.
Penyerahan bantuan sumur bor dilakukan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe Azhan Miraza didampingi pejabat struktural dan pegawai Kantor Imigrasi Lhokseumawe.
Kegiatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima sebagai tanda bahwa pembangunan sumur bor telah selesai dan secara resmi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan lancar.
Baca juga: Penyintas bencana di Pidie Jaya harapkan relokasi ke hunian layak
Azhan Miraza mengatakan bantuan sumur bor tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026. Serta dukungan pemulihan bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh.
Menurut dia, bantuan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih, pascabencana.
Ia berharap sumur bor yang telah dibangun dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik untuk pelayanan kesehatan di polindes maupun di meunasah.
Kegiatan sosial tersebut, kata dia, menjadi bagian dari komitmen insan imigrasi untuk tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan dan penegakan hukum keimigrasian, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan kemasyarakatan.
"Bantuan sumur bor tersebut bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat serta dalam rangka percepatan pemulihan pascabencana," kata Azhan Miraza.
Baca juga: Aceh luncurkan dasbor peta aksi penanggulangan bencana
Baca juga: Pemerintah tetapkan Renduk rehab-rekon, jadi basis alokasi anggaran
Baca juga: Polda Aceh bagikan 2.700 kilogram kurma kepada masyarakat
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































