Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat seiring ekspektasi pelaku pasar bahwa kondisi ekonomi dalam negeri masih tetap akan solid.
IHSG ditutup menguat 97,96 poin atau 1,19 persen ke posisi 8.310,23. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,86 poin atau 1,07 persen ke posisi 838,53.
"IHSG ditutup menguat, didorong oleh optimisme setelah libur panjang. Ekspektasi akan kondisi ekonomi yang masih solid, antisipasi kinerja emiten, dan pembagian dividen menjadi beberapa faktor yang mendukung optimisme tersebut," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Kamis (19/2), yang diperkirakan akan mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, Deposit Facility Rate tetap di level 3,75 persen, serta Lending Facility Rate tetap di level 5,5 persen.
Selain itu, pelaku pasar akan menantikan rilis data pertumbuhan kredit periode Januari 2026, yang diperkirakan cenderung stabil di level 9,6 persen.
Dari kawasan Asia, Jepang menyampaikan komitmen ke Amerika Serikat (AS) untuk melakukan investasi senilai hampir 36 miliar dolar AS dalam proyek minyak, gas dan mineral penting di Texas, Ohio, dan Georgia.
Komitmen itu merupakan tahap pertama investasi Jepang, yang merupakan bagian dari perjanjian dagang AS dan Jepang, yang mana Jepang berjanji untuk investasi senilai 550 miliar dolar AS dalam proyek-proyek di AS untuk mendapatkan keringanan tarif menjadi 15 persen.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 3,12 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing 2,31 persen dan 1,86 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BIPI, PART, INDS, BULL dan PSKT. Sedangkan, saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HILL, KPIG, SOFA, SGRO, dan BAIK.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.201.815 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 52,75 miliar lembar saham senilai Rp25,33 triliun. Sebanyak 454 saham naik, 216 saham menurun, dan 145 tidak bergerak nilainya
Bursa saham regional Asia sore ini, diantaranya indeks Nikkei menguat 577,30 poin atau 1,02 persen ke 57.143,80. Sementara itu, indeks Shanghai (China) indeks Hang Seng (Hong Kong), dan indeks Strait Times (Singapura) masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Baca juga: Rupiah melemah seiring sikap skeptis pasar pada perundingan Iran-AS
Baca juga: Emas Antam pagi ini lanjutkan tren penurunan, kini Rp2,878 juta/gr
Baca juga: Pengamat sebut sikap "dovish" BI akan direspon positif investor
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































