Ibas kenang Try Sutrisno sebagai pejuang konstitusi

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengenang sosok Wakil Presiden (Wapres) Ke-6 RI Try Sutrisno sebagai sosok teladan dalam menjaga nilai-nilai konstitusi negara.

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin, Ibas berbelasungkawa atas wafatnya mendiang Try Sutrisno dan dedikasinya dalam perjalanan demokrasi hingga kehidupan berbangsa akan diingat dalam setiap pengabdiannya.

"Sosok yang tidak hanya menjadi pemimpin nasional, tetapi juga teladan dalam menjaga nilai-nilai konstitusi. Dalam setiap pengabdiannya, beliau selalu memperjuangkan konstitusi negeri demi keadilan dan kemakmuran rakyat luas. Dedikasi tersebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan demokrasi dan kehidupan berbangsa kita," katanya.

Ibas menyampaikan bahwa dia sebagai generasi penerus merasa mempunyai tanggung jawab moral melanjutkan pemikiran dan pengabdian Try Sutrisno sebagai negarawan dan sosoknya menjadi inspirasi bagi anak bangsa.

"Apa yang telah diwariskan bukan hanya sejarah, tetapi juga arah dan semangat untuk terus membangun Indonesia yang lebih kuat, berdaulat, dan berpihak kepada rakyat. Semoga nilai-nilai perjuangan itu terus hidup dan menjadi inspirasi bagi kami, generasi anak bangsa," ucapnya.

Try Sutrisno, ujar dia, dikenal dirinya sebagai pejuang dan nasionalis yang selalu berpikir untuk kemajuan negara. Ketulusan, keberanian, serta komitmen beliau dalam mengabdi kepada bangsa dan negara merupakan warisan yang tak ternilai.

"Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, namun semangat juangnya akan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan bangsa ke depan," ungkapnya.

Ibas turut menghadiri upacara pemakaman kenegaraan yang berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin. Kepergian Try Sutrisno, tutur dia, meninggalkan jejak keteladanan kepemimpinan, dedikasi, serta pengabdian panjang bagi bangsa Indonesia.

Ibas menegaskan semangat juang dan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan almarhum akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun Indonesia yang lebih adil, maju, dan sejahtera.

Diketahui, mendiang Try Sutrisno merupakan lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat tahun 1959 dan memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada negara. Try Sutrisno menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat periode 1986-1988 serta Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia periode 1988-1993, dan beberapa tahun kemudian mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI.

Prosesi penghormatan militer mengiringi kepergian mendiang sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas jasa-jasanya bagi bangsa dan negara. Peti jenazah diselimuti bendera Merah Putih diiringi menuju liang lahad oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), sebelum akhirnya dimakamkan dengan upacara militer penuh kehormatan.

Upacara pemakaman tersebut turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden Ke-11 RI Boediono. Sejumlah pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, serta ribuan masyarakat juga hadir memberikan penghormatan terakhir.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah/Muhammad Rizki
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |