I.League siapkan dua skema penyerahan trofi juara Super League 

1 hour ago 4

Jakarta (ANTARA) - Direktur Operasional I.League Asep Saputra mengatakan menyiapkan dua skema penyerahan trofi BRI Super League setelah gelar juara musim ini diprediksi ditentukan hingga pekan terakhir.

Dua skema yang dipersiapkan I.League adalah menyiapkan trofi juara di dua tempat berbeda, Bandung dan Samarinda, yang merupakan homebase Persib Bandung dan Borneo FC, tim yang hingga pekan ke-32 memiliki 75 poin di posisi pertama dan kedua klasemen sementara.

"Di mana pialanya? Ya kita akan siap di dua tempat kalau sampai week 33 masih belum ketahuan," kata Asep ketika ditemui awak media termasuk ANTARA di Kantor I.League, Jakarta, Rabu.

Baik Persib dan Borneo akan memainkan laga pekan ke-33 pada akhir pekan ini dalam laga tandang. Persib akan mengunjungi Makassar untuk melawan tuan rumah PSM Makassar pada Minggu (17/5) pukul 19.00 WIB, sementara di saat yang sama Borneo akan menghadapi tuan rumah Persijap Jepara.

Jika kedua tim memenangkan laga pekan ke-33, maka gelar juara akan ditentukan di pekan terakhir yang digelar pada akhir pekan depan. Di pekan terakhir ini, Persib akan menjamu Persijap pada Sabtu (23/5) pukul 16.00 WIB dan di saat yang sama Borneo menerima kunjungan Malut United.

Di persaingan juara ini, Persib diunggulkan karena memenangi head-to-head dengan Borneo, sehingga apabila kedua tim sama-sama meraih dua kemenangan dalam dua laga terakhir, maka Maung Bandung berhak menjadi juara.

Baca juga: Hasil Club Licensing: Semua klub Super League lolos, kecuali PSBS

Asep tak terlalu pusing memikirkan skema penyerahan trofi juara, karena menurutnya, persaingan pada musim ini menandakan bahwa kualitas kompetisi teratas sepak bola Indonesia sangat kompetitif.

Dan soal gelar juara ditentukan di pekan terakhir, hal ini pernah terjadi pada tahun 2018 saat Persija Jakarta menjadi juara dengan hanya unggul satu poin atas PSM Makassar di posisi kedua.

"Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di BRI Super League 2025/2026. Kompetitif sekali dari tiga (Persib, Borneo, Persija) sekarang ya kita lihat dua (Persib, Borneo) bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi," kata Asep.

"Dan memang ini juga bukan hal yang baru ya, saya pikir juga kan tahun 2018 pernah terjadi sampai terakhir LIB (Liga Indonesia Baru, nama lama I.League) waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta. Premier League juga sama. Jadi saya pikir inilah memang sisi lain menariknya sebuah kompetisi yang kompetitif," tambah dia.

Saat ditanya lokasi trofi replika, di Bandung atau Samarinda, Asep menjawab, "Ya kalau itu detail itu saya pikir itu biar menjadi rekaan dari teman-teman wartawan saja yang mana, tapi intinya pasti ada equality. Diartikan saja gitu."

Baca juga: Hodak tegaskan Persib siap hadapi PSM meski tanpa dua pemain inti

Baca juga: Pelatih Persik sebut laga melawan Persija akan sangat istimewa

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |