Jakarta (ANTARA) - Memanfaatkan pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) meluncurkan program terbaru bagi pengguna kendaraan listrik Hyundai yakni Hyundai Subscribe.
Presiden Direktur PT Hyundai Solusi Mobilitas, Kenny Lee mengatakan bahwa program ini merupakan program langganan kendaraan listrik bulanan yang menghadirkan pengalaman berkendara bebas khawatir.
Dengan biaya bulanan yang mencakup asuransi, perawatan, hingga pajak, pelanggan dapat menikmati mobilitas masa depan dengan lebih mudah dan fleksibel.
Baca juga: Hyundai rilis SANTA FE hybrid di IIMS 2026, dilego Rp932,4 juta
“Hyundai Subscribe menawarkan cara fleksibel bagi pelanggan kami untuk menikmati teknologi terbaru kami tanpa batasan kepemilikan tradisional,” kata Kenny Lee beberapa waktu lalu di hadapan awak media di JIexpo, Kemayoran, Jakarta.
Yang lebih membanggakan, program ini untuk pertama kalinya diperkenalkan di pasar otomotif Indonesia. Sehingga, pasar lokal memiliki peran yang cukup penting bagi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dari Hyundai.
“Saya bangga mengumumkan bahwa khusus untuk Hyundai, program ini diperkenalkan untuk pertama kalinya di kawasan Asia Pasifik, dengan Indonesia terpilih sebagai negara pertama," jelas dia.
Baca juga: Hyundai Palisade diharuskan hentikan penjualan karena masalah airbag
Tidak hanya itu, kepercayaan prinsipal terhadap pasar otomotif Indonesia berlatar belakang penjualan kendaraan elektrik yang cukup meningkat setiap tahunnya.
Menurut data yang ada, pergeseran ke arah model berlangganan kendaraan, juga meningkat dari 49 persen menjadi 72 persen dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk masa awal ini, pabrikan asal Korea Selatan itu baru menawarkan program ini untuk IONIQ 5 dan IONIQ 5 N sebagai pilihan kendaraan listrik dalam skema berlangganan, lengkap dengan manfaat layanan menyeluruh termasuk perawatan, asuransi dan pajak, bantuan darurat di jalan, serta layanan dukungan EV.
Baca juga: Kia akan menyertakan tombol fisik pada kendaraan generasi berikutnya
Saat ini, program tersebut memiliki beberapa jangka waktu mulai dari 12 hingga 60 bulan. Hadirnya program ini, dipercaya dapat memberikan pengalaman berbeda dalam merasakan kendaraan ramah lingkungan tanpa rasa khawatir berlebih.
“Program ini juga memberikan kesempatan yang lebih mudah bagi konsumen untuk merasakan pengalaman berkendara lini EV premium Hyundai dengan biaya yang lebih terjangkau, tanpa kebutuhan investasi awal yang besar seperti pada kepemilikan kendaraan konvensional,” kata dia.
Baca juga: Hyundai pamerkan konsep Staria Camper EV tenaga surya
Baca juga: Hyundai Creta terbaru meluncur dibanderol dengan harga Rp455 juta
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026


















































