Hyundai Australia recall hampir 5.000 mobil listrik Kona dan Ioniq

1 week ago 6

Jakarta (ANTARA) - Hyundai dikabarkan menarik kembali (recall) hampir 5.000 kendaraan listrik di Australia akibat potensi gangguan pada sistem baterai yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Dilaporkan laman Drive pada Senin (20/4) waktu setempat, penarikan ini diumumkan melalui otoritas setempat yang mencakup sejumlah model kendaraan listrik Hyundai yang dipasarkan dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut.

Sebanyak 4.888 unit kendaraan listrik (EV) Kona tahun 2018-2023 dan Ioniq tahun 2018-2022 dilaporkan mengalami potensi kerusakan pada perangkat lunak dalam Sistem Manajemen Baterai (BMS).

Masalah utama terletak pada battery management system (BMS) yang berpotensi mengalami kesalahan dan memicu korsleting listrik.

Kondisi tersebut dapat terjadi saat kendaraan sedang diisi daya maupun ketika dalam kondisi parkir.

Jika korsleting terjadi, terdapat risiko kebakaran yang dapat membahayakan penumpang, pengguna jalan lain, serta orang di sekitar kendaraan, termasuk potensi cedera serius hingga kematian.

Sebagai langkah penanganan, Hyundai akan menghubungi pemilik kendaraan yang terdampak untuk melakukan pemeriksaan di diler resmi. Pemeriksaan ini mencakup diagnosis sistem dan pembaruan perangkat lunak, serta perbaikan komponen jika diperlukan tanpa biaya bagi konsumen.

Baca juga: Produksi Ioniq 5 dan Kona Elektrik dihentikan akibat permintaan rendah

Baca juga: Hyundai rencanakan hatchback N, performa listrik lebih kecil dan murah

Baca juga: Hyundai Palisade diharuskan hentikan penjualan karena masalah airbag

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |