Hoaks! Video tujuh orang anggota paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus

9 hours ago 4

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan thumbnail yang memperlihatkan beberapa anggota Paskibra mengenakan seragam lengkap dan terlihat menangis.

Unggahan tersebut dibuat seolah-olah menampilkan sebuah video tentang tujuh anggota Paskibra yang meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus.

Pengguna kemudian diarahkan untuk mengeklik thumbnail tersebut untuk melihat video secara lengkap.

Namun, saat video diklik, unggahan tersebut tidak menampilkan video yang dimaksud, melainkan mengalihkan pengguna ke laman lain yang meminta untuk mengisi data pribadi, seperti nama dan nomor telepon.

Unggahan tersebut disertai narasi:

“Innalillahi..7 Anggota Paskibra Ini Mendadak Dijemput Ajal, Ada yang.....selengkapnya”

Namun, benarkah tujuh anggota Paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus?

Unggahan video yang menarasikan tujuh orang anggota paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus. Faktanya, video yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan dokumentasi lama dari anggota Paskibra yang menangis setelah mengalami kegagalan saat mengibarkan bendera pada upacara tahun 2016. (Facebook)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran, video dalam unggahan tersebut tidak menunjukkan tujuh anggota Paskibra yang meninggal dunia.

Saat ANTARA mencoba memutar video tersebut, tautan justru mengarahkan pengguna ke laman lain yang meminta data pribadi, seperti nama dan nomor telepon.

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya modus phishing, yaitu upaya untuk memperoleh informasi pribadi dengan cara mengelabui pengguna melalui tautan atau laman palsu.

Beberapa ciri phishing antara lain meminta pengguna memasukkan data sensitif, menggunakan identitas atau tampilan yang menyerupai pihak resmi, serta memberikan tautan atau file yang tidak berasal dari sumber tepercaya.

Selain menemukan indikasi phishing, ANTARA juga menelusuri foto yang digunakan dalam unggahan tersebut.

Hasilnya, foto tersebut serupa dengan foto dalam artikel Tribunnews berjudul “Heboh, Anggota Paskibra Menangis Sejadi-jadinya Usai Gagal Kibarkan Bendera”.

Foto tersebut memperlihatkan anggota Paskibra yang menangis setelah gagal mengibarkan bendera pada upacara HUT Kemerdekaan RI di Lapangan Adam Malik, Kota Pematang Siantar, pada 17 Agustus 2016.

Pada percobaan pertama, pasukan pengibar bendera mengalami kegagalan saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Setelah berhasil mengibarkan bendera pada percobaan kedua, sejumlah anggota Paskibra terlihat menangis dan saling berpelukan karena merasa sedih atas kejadian tersebut.

Warga yang menyaksikan kejadian itu juga memberikan dukungan kepada para anggota Paskibra dengan bertepuk tangan.

Dengan demikian, narasi yang menyebut tujuh anggota Paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus adalah tidak benar.

Foto atau video yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan dokumentasi lama dari anggota Paskibra yang menangis setelah mengalami kegagalan saat mengibarkan bendera pada upacara tahun 2016.

Tautan dalam unggahan tersebut juga mengarah ke laman yang meminta data pribadi dan patut diwaspadai sebagai indikasi phishing.

Klaim: Video tujuh orang anggota paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus

Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |