Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan infografis bergambar Presiden Prabowo Subianto.
Infografis tersebut menyebutkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan skema penyaluran bantuan sosial (bansos) baru berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Infografis itu juga menyebutkan bahwa setiap warga penerima bantuan akan mendapatkan uang tunai rata-rata sebesar Rp5,4 juta.
Unggahan tersebut disertai narasi:
“Bagaimana menurut kalian beb?semoga segera tersalurkan dan tepat sasaran,aamiin #bansos”
Namun, benarkah pemerintah akan menyalurkan BLT baru sebesar Rp5,4 juta dan masyarakat harus berkomentar “hadir” untuk mendapatkannya?
Unggahan yang menarasikan skema baru BLT, uang Rp5,4 juta dengan komentar hadir di unggahan Facebook. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook)Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi mengenai skema baru bansos sebesar Rp5,4 juta yang menjadikan komentar “hadir” di Facebook sebagai syarat untuk menerima bantuan sosial.
Selain itu, tidak ada pernyataan resmi pemerintah yang menarasikan skema baru BLT tersebut.
Hingga saat ini, pemerintah masih melanjutkan penyaluran sejumlah program bantuan sosial sepanjang 2026 untuk membantu masyarakat miskin dan rentan miskin.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada DTSEN sebagai basis penentuan penerima.
Sejumlah program bansos yang masih disalurkan meliputi: Program Keluarga Harapan (PKH); Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT); Program Indonesia Pintar (PIP); Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK); dan Bantuan Atensi dari Kementerian Sosial.
Masyarakat juga dapat memeriksa status kepesertaan bansos melalui layanan resmi Cek Bansos Kementerian Sosial dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.
Selain melalui situs resmi, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan melalui aplikasi Cek Bansos yang disediakan oleh Kementerian Sosial.
Dengan demikian, klaim mengenai adanya BLT baru sebesar Rp5,4 juta yang dapat diperoleh dengan berkomentar “hadir” di Facebook tidak didukung informasi resmi pemerintah.
Masyarakat sebaiknya memeriksa informasi mengenai bansos melalui kanal resmi pemerintah dan tidak mudah mempercayai unggahan yang belum terverifikasi.
Klaim: Skema baru BLT, uang Rp5,4 juta dengan komentar hadir di unggahan Facebook
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































