HKI yakin kerja sama PSN RI-AS di Batam perkuat industri semikonduktor

4 days ago 5
PSN Wiraraja GESEIP ini mencakup hilirisasi kuarsa silika menjadi produk bernilai tambah tinggi, mulai dari pemurnian bahan baku kaca hingga produksi polysilicon untuk kebutuhan semikonduktor dan solar cell

Jakarta (ANTARA) - Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menilai penandatanganan perjanjian bisnis antara Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy & Smart Eco-Industrial Park (GESEIP) di Galang, Batam, dengan perusahaan Amerika Serikat (AS) dapat memperkuat pengembangan industri semikonduktor nasional.

Ketua Umum HKI Ahmad Ma'ruf Maulana dalam pernyataan diterima di Jakarta, Kamis menyampaikan kerja sama tersebut merupakan langkah konkret penguatan hilirisasi industri teknologi tinggi, sekaligus memperkuat pengembangan energi hijau di Indonesia.

“Ekosistem yang dibangun dalam PSN Wiraraja GESEIP ini mencakup hilirisasi kuarsa silika menjadi produk bernilai tambah tinggi, mulai dari pemurnian bahan baku kaca hingga produksi polysilicon untuk kebutuhan semikonduktor dan solar cell,” ujarnya.

Melalui Tynergy Group of Companies (PT Tynergy Technology Group Indonesia), pengembangan ekosistem hilirisasi akan mencakup pemurnian kuarsa silika untuk industri kaca melalui PT Quantum Luminous Indonesia, serta pemurnian polysilicon melalui PT Essence Global Indonesia. Pada fase pertama, investasi yang digelontorkan mencapai 4,9 miliar dolar AS.

Kata dia, jika fase pertama berjalan sukses, tambahan investasi hingga 26,7 miliar dolar AS akan direalisasikan untuk memproduksi ingot wafer, wafer slicing, hingga fabrikasi, sehingga membentuk siklus produksi semikonduktor terintegrasi di Indonesia.

Kerja sama tersebut juga mencakup pembangunan infrastruktur manufaktur di Galang, perluasan proyek energi terbarukan, pengembangan tenaga kerja, serta riset dan pengembangan teknologi mutakhir.

Investasi awal Tynergy Technology Corp ditargetkan mencapai 250 juta dolar AS untuk pembangunan fasilitas manufaktur dengan proyeksi penciptaan sekitar 2.500 lapangan kerja terampil.

Untuk memastikan pasokan energi, Tynergy Group akan membentuk PT Energy Tech Indonesia guna membangun fasilitas penyimpanan energi berbasis sodium ion dengan kapasitas hingga 150 megawatt (MW) guna mendukung operasional kawasan industri.

Selain itu, Ma'ruf yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Galang Bumi Industri menyampaikan, transfer teknologi semikonduktor dan sel surya akan diperkuat melalui kerja sama pengembangan antara dua zona ekonomi bebas, yakni PSN Wiraraja GESEIP di Galang, Batam, dan Solanna Akimel 7 Technopark di kawasan metropolitan Phoenix, Arizona, AS.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Pakta Persahabatan Zona Ekonomi Khusus Transnasional antara kedua kawasan.

Kolaborasi ini diyakini HKI bisa memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri semikonduktor dan energi terbarukan, sekaligus mendukung pengembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI), serta transisi energi berkelanjutan di kedua negara.

Disampaikan Ma'ruf, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan sejumlah perjanjian strategis tersebut, yang dilakukan antara PT Galang Bumi Industri sebagai pengelola PSN Wiraraja GESEIP dengan mitra dari Amerika Serikat, termasuk Essence Global Group dan Tynergy Technology Corporation USA.

Perjanjian pengembangan bersama (Joint Development Agreement) resmi ditandatangani pada 18 Februari 2026, disusul perjanjian lanjutan dengan Tynergy Technology Corp.

Baca juga: Mengambil peluang semikonduktor sebagai industri bernilai tinggi

Baca juga: Minat investor semikonduktor naik, HKI siapkan kawasan strategis

Baca juga: Menperin: Desain chip jadi fondasi kemandirian semikonduktor nasional

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |