Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan harga komoditas daging ayam ras secara rata-rata nasional masih dalam kondisi terkendali menjelang Ramadhan.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 13 Februari 2026, harga daging ayam ras tercatat sebesar Rp40.259 per kilogram. Mendag menegaskan bahwa meskipun terdapat laporan harga ayam yang menembus Rp45 ribu per kilogram di sejumlah pasar, angka tersebut bukan rata-rata nasional.
"Artinya memang ada yang Rp45 ribu, tapi ada juga pasti di bawah Rp40 ribu. Jadi bukan berarti rata-rata nasionalnya Rp45 ribu. Tapi yang harga mahal tadi tetap kita cek," ujar Budi usai menghadiri Pasar Murah Ramadhan dan Idul Fitri di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu.
Menurutnya, pemerintah akan menelusuri pasar-pasar yang mencatat harga tinggi untuk memastikan penyebabnya, apakah karena distribusi yang terganggu atau lonjakan permintaan lokal.
Pemerintah menargetkan harga tetap berada di kisaran harga acuan pembelian (HAP) dan harga eceran tertinggi (HET).
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pelaku usaha, kata Budi, pasokan ayam dalam kondisi cukup dan tidak ada gangguan produksi, termasuk terkait harga pakan.
Budi mengatakan kenaikan harga yang terjadi lebih disebabkan peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan.
"Biasanya kan memang kalau mendekati Lebaran, permintaan menjadi meningkat. Tapi kita minta diantisipasi. Meskipun Lebaran atau Nataru (Natal dan Tahun Baru), pasokan harus terjaga. Jadi ketika permintaan melonjak, ya tetap harus harga stabil," katanya.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian (Kementan), pemerintah daerah, Polri, serta Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus melakukan pemantauan harga baik secara langsung di pasar maupun melalui sistem SP2KP.
Selain ayam, harga telur ayam ras tercatat rata-rata nasional Rp30.570 per kilogram. Mendag menyebut di sejumlah daerah harga bahkan lebih rendah, seperti di Sukoharjo Rp28 ribu dan Palembang Rp29 ribu per kilogram.
Pemerintah optimistis stabilitas harga dan kecukupan pasokan dapat terjaga selama Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa lonjakan harga kebutuhan pokok.
Baca juga: Mendag: "Pet food" lokal tembus pasar Filipina senilai Rp3 miliar
Baca juga: Pemerintah pastikan harga ayam stabil menjelang Ramadhan
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































