Hangtuah cari guard lokal yang akurat menembak agar bertahan di liga

1 week ago 5

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Hangtuah Jakarta Wahyu Widayat Jati mengungkapkan timnya segera mencari guard lokal yang konsisten dan akurat dalam menembak agar bertahan menghadapi ketatnya persaingan pada IBL musim ini.

Dia menjelaskan, peluang melakukan pertukaran pemain lokal pekan depan akan dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga klubnya bisa mendapatkan amunisi baru sesuai kebutuhan tim saat ini.

"Ya mungkin kualitas pemain saya sekarang memang begini adanya, jadi nanti kami ada break lumayan, itu mungkin bisa kami pakai untuk memperbaiki, salah satunya melakukan trade," kata Wahyu setelah Hangtuah kalah 81-98 dari Pelita Jaya Jakarta di GMSB, Kuningan, Jumat malam.

Dia mengatakan kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi Hangtuah, terutama kontribusi pemain lokal yang tampil belum konsisten.

Dia menilai timnya membutuhkan tambahan kekuatan di lini belakang agar bersaing dengan tim papan atas.

Menurut dia, tim membutuhkan guard lokal yang konsisten mencetak poin, khususnya melalui tembakan jarak jauh dan penetrasi ke area pertahanan lawan.

Posisi sayap juga menjadi perhatian karena tim membutuhkan pemain yang dapat membuka ruang serangan.

Baca juga: Pelita Jaya tekuk Hangtuah dalam tarung sesama Jakarta

Wahyu menilai sejumlah tim pesaing memiliki guard lokal dengan kemampuan mencetak angka yang stabil dalam setiap pertandingan, sehingga membawa dampak besar terhadap performa tim secara keseluruhan.

Kondisi tersebut menjadi acuan bagi klub yang bermarkas di GOR Ciracas di Jakarta Timur itu dalam menyusun rencana perbaikan selama jeda kompetisi.

"Selama ini kami cukup berjuang di posisi itu maupun sayap," ujar legenda bola basket Indonesia tersebut.

Dia menyatakan, untuk pemain besar (bigman) saat ini sudah cukup solid, sehingga fokus perbaikan lebih diarahkan pada peningkatan produktivitas dari luar paint area. Evaluasi itu diharapkan meningkatkan konsistensi permainan tim.

Kapten Hangtuah Jakarta Diftha Pratama menambahkan, timnya belum konsisten dalam menjalankan gameplan dari pelatih.

"Ketika di kuarter ketiga performa kami kembali kembali negatif, bahkan kuarter keempat saat ingin mencoba mengejar, justru lawan semakin tampil tajam dan kami menurun," kata dia.

Baca juga: Pelita Jaya maksimalkan peran bigman saat lawan Hangtuah

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |