Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengenang momen pidato tegas mantan Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ma'ruf Amin saat menghadiri perayaan hari lahir (harlah) partai politik tersebut, yang dinilai lebih galak dari dirinya.
"Saya ingat tahun lalu ulang tahun PKB, yang kasih sambutan pertama itu Kiai Ma'ruf. Itu pidato lebih galak dari saya," kata Prabowo di JCC Jakarta, Kamis.
Prabowo menilai penampilan fisik Ma'ruf Amin sehari-hari sangat lembut, namun berubah menjadi tegas dan lugas saat berada di atas podium untuk memperjuangkan konstitusi.
Baca juga: Prabowo sebut Gus Imin, Dasco, dan Bahlil sebagai "pemimpin kancil"
"Padahal kan sehari-hari muka lembut, ya kan, kalau sudah di podium, Pasal 33, galak banget itu," ujar Presiden.
Selain mengenang sosok Ma'ruf Amin, Prabowo juga memuji kejelian PKB yang dinilainya selalu menjadi partai politik pertama yang mengundang Presiden dalam perayaan harlah setiap tahunnya, mendahului parpol anggota koalisi lainnya.
"Dalam musim satu tahunan, kenapa PKB harlahnya selalu yang pertama mengundang presiden? Sorry ye, Golkar," ucap Prabowo menambahkan.
Presiden mengapresiasi perlakuan PKB terhadap dirinya yang dinilai selalu jeli dalam menghadirkan hal-hal yang membuat Presiden tersanjung.
Baca juga: Prabowo sebut "Prabowonomics" bukan gagasan pribadi
Baca juga: Prabowo: Pasal 33 UUD 1945 adalah roh dari perjuangan pendiri bangsa
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































