Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan penambahan suplai telur ayam ras dan minyak goreng MinyaKita guna menurunkan harga serta menjaga stabilitas bahan pokok menjelang Ramadhan 1447 Hijriah di Surabaya.
"Jadi setiap menjelang hari-hari besar dan puasa, ini menjadi bagian yang kita selalu antisipasi. Karena kecenderungan masyarakat menyiapkan stok dua sampai tiga hari di awal puasa. Maka permintaan menjelang puasa selain ada selamatan, megengan, juga mereka biasa stok dua, tiga hari karena permintaannya meningkat," kata Khofifah saat meninjau Pasar Dukuh Kupang Surabaya, Jatim, Selasa.
Ia menjelaskan peningkatan permintaan yang tidak diikuti kenaikan suplai berdampak pada harga sejumlah bahan pokok, seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan minyak goreng MinyaKita. Sementara itu, harga daging sapi masih dalam kondisi stabil.
"Saya dari kemarin sudah minta agar suplainya ditambah, karena memang harga itu kemudian mengalami peningkatan setelah peningkatan permintaan tidak diikuti oleh peningkatan suplai," tuturnya.
Khofifah memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya meningkatkan distribusi bahan pokok agar harga kembali normal pada awal Ramadhan, khususnya untuk komoditas MinyaKita, telur ayam ras, dan daging ayam ras.
"Mudah-mudahan di awal Ramadhan besok, tanggal 2 dan 3 Ramadhan sudah mulai normal kembali dengan catatan bahwa suplai dari bapok tertentu memang ditingkatkan suplainya antara lain Minyakita, kemudian telur dan daging ayam," ujarnya.
Berdasarkan pantauan di Pasar Dukuh Kupang Surabaya pada 17 Februari 2026, harga beras premium Rp14.800-Rp15.600 per kilogram dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.900, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp12.200 per kilogram dengan HET Rp12.500, serta gula pasir Rp17.500 per kilogram sesuai HET.
Harga minyak goreng curah tercatat Rp20.000 per kilogram, sementara MinyaKita Rp18.500 per liter dengan HET Rp15.700. Daging sapi Rp130.000 per kilogram (HET Rp140.000), daging ayam ras Rp42.000-Rp43.000 per kilogram (HET Rp40.000), dan telur ayam ras Rp31.000 per kilogram (HET Rp30.000).
Sejumlah komoditas lain, seperti tepung terigu Rp12.000 per kilogram, cabai merah besar Rp40.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp100.000 per kilogram (HET Rp40.000-Rp57.000), bawang merah Rp40.000 per kilogram (HET Rp36.500-Rp41.500), serta bawang putih Rp35.000 per kilogram.
Usai meninjau pasar, Gubernur Khofifah juga membagikan paket sembako kepada para tukang becak di sekitar Pasar Dukuh Kupang Surabaya.
Baca juga: Bupati Bantul: Kenaikan harga bahan pokok tak lampaui daya beli
Baca juga: Wapres cek pemberian subsidi bahan pokok di Pasar Badung Denpasar Bali
Baca juga: Pemerintah pastikan harga bahan pokok stabil menjelang Ramadhan 1447 H
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































