Badung, Bali (ANTARA) -
Gubernur Bali Wayan Koster memprioritaskan penataan lima pembangunan sektor kepariwisataan untuk mendongkrak daya saing wisata Pulau Dewata dengan negara kompetitor.
“Kami ke depan akan terus menata agar ekosistem ini terus terjaga baik dan memiliki daya saing dengan negara-negara yang jadi tujuan wisata dunia,” kata Koster di sela pembukaan kantor konsuler Amerika Serikat di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Rabu.
Adapun fokus peningkatan pembangunan kepariwisataan di Bali itu yakni pembangunan kebudayaan, ekosistem alam, infrastruktur, transportasi dan penanganan sampah yang harus dikelola lebih baik.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur dan transportasi misalnya diarahkan untuk menekan kemacetan agar wisatawan merasa nyaman dan aman selama berlibur di Bali.
Prioritas tersebut, kata dia, juga sudah masuk dalam haluan pembangunan 100 tahun yaitu pariwisata berbasis budaya berkualitas dan bermartabat.
Di sisi lain, tantangan kompetitor tujuan wisata dunia lainnya juga menjadi acuan untuk menata Bali lebih baik.
“Akhir tahun lalu kami menghadapi sorotan dan isu. Wisatawan berkunjung ke Bali justru peningkatannya paling tinggi yaitu lebih dari tujuh juta orang 2025 dan 2026, saya amati (kedatangan) hariannya menunjukkan angka positif,” ucapnya.
Tak hanya itu, dari sisi perilaku wisatawan juga menjadi perhatian pemerintah agar mereka menaati aturan hukum dan norma di Bali.
“Untuk itu, kami sudah membuat skema edaran yaitu apa yang boleh dan dilarang dilakukan selama berlibur di Bali untuk wisatawan,” imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali pada 2025, jumlah wisatawan asing berkunjung di Bali mencapai 6,94 juta orang atau naik 9,72 persen dibandingkan 2024 mencapai 6,3 juta.
Kunjungan wisman hampir tujuh juta orang itu mencatatkan angka tertinggi sejak sebelum COVID-19.
Australia menjadi kontributor terbesar kunjungan wisatawan asing dengan berada di puncak klasemen sebanyak 1,62 juta disusul 569 ribu dan China sebanyak 537 ribu orang.
Baca juga: BI Bali petakan lima strategi tumbuhkan ekonomi 2026
Baca juga: Jadi destinasi terbaik, Bali masih jadi ikon pariwisata Indonesia
Baca juga: Sinkronisasi ekonomi makro untuk proteksi pariwisata Bali
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































