Jakarta (ANTARA) - Jenama fashion berkelanjutan Glashka menghadirkan koleksi Hangat Hati yang menjadi perdana ditampilkan di Muslim Fashion Festival (Muffest) 2025.
“Alhamdulillah di tahun kelima ini, Glashka mendapatkan sebuah kesempatan besar untuk bergabung bersama MUFFEST. Ini pertama kalinya Glashka ikut ke MUFFEST, excited banget tahun ini, saya akan membawakan koleksi bernama Hangat Hati,” kata desainer Glashka Eka Augustia dalam acara konferensi pers MUFFEST 2025 di Jakarta, Kamis.
Ega mengatakan pada koleksi Hangat Hati kali ini terinspirasi dari perasaannya menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Koleksi ini akan menampilkan baju dominan warna earth tone dengan desain bordir bunga menggunakan benang warna-warna cerah yang kontras seperti biru, gold, hijau, dan pink.
Bordir bunga merupakan ciri khas dari Glashka yang sudah dibangun selama lima tahun dengan detail bunga tiga kelopak. Selain bunga, motif lain pada Glashka adalah bordir bergaris.
Baca juga: Glashka hingga Soloputri tampilkan koleksi busana terbaru di JFW 2025
Glashka juga konsisten memberdayakan pengrajin lokal dari Tasikmalaya untuk mendesain bordir, menjahit dan membuat payet yang semua produksinya dilakukan di daerah Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Ia mengatakan menggunakan tenaga pengrajin untuk bordir karena akan menghasilkan desain yang beda dari yang lain ketimbang menggunakan mesin.
Tidak hanya baju, di MUFFEST 2025 Glashka juga akan membawa aksesoris dan sepatu yang diolah dari sisa bahan produksi agar kembali memiliki nilai ekonomi.
“Menyiasati natural fabric kan memang agak pricy, sisa potongan-potongan produksi masih lumayan besar akhirnya saya dan tim buat sepatu, ada juga tas-tas yang kita olah, kita tambahin bordir sehingga bahan sisa memiliki nilai ekonomi,” kata Ega.
Koleksi Hangat Hati dari Glashka di MUFFEST 2025 akan menampilkan delapan look atau tampilan mulai dari outer, rok, dress, dan celana yang mengutamakan kenyamanan kepada yang menggunakannya dan menggunakan 90 persen bahan natural.
Koleksi ini juga diperuntukkan untuk digunakan saat Ramadan dan Lebaran yang nyaman serta bisa digunakan untuk tampilan kasual atau acara resmi.
Baca juga: Desainer: Pengakuan kebaya sebagai warisan budaya buka peluang besar
Baca juga: Desainer: Kita optimistis busana syar'i masih disukai masyarakat
Baca juga: Model-model terpilih tampilkan karya desainer lokal di Miracle Runway
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025